TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Bengkulu (UNIB) menggelar kegiatan Karya Bhakti bersama warga RT 27 RW 06, Kelurahan Sawah Lebar, Kota Bengkulu. Kegiatan ini berlangsung dalam semangat gotong royong dan difokuskan pada pembersihan tanggul serta saluran air yang selama ini menjadi sumber banjir di kawasan tersebut.
Gotong royong massal ini dilaksanakan pada Jumat (25/7) dan mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat dan pemerintah. Selain mahasiswa KKN, kegiatan ini turut melibatkan warga setempat, jajaran TNI dari Kodim 0407/Kota Bengkulu, Komandan Brigif Teritorial Pembangunan Satria 88 Bukit Kaba Kolonel Inf Sumardi, Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu, serta Lurah Sawah Lebar.
Saluran air di wilayah tersebut sebelumnya sering tersumbat akibat tumpukan sampah dan tumbuhan liar yang menjalar di sepanjang tanggul. Saat musim hujan, saluran ini kerap meluap dan mengakibatkan banjir yang merendam rumah-rumah warga. Melihat kondisi itu, kegiatan pembersihan menjadi langkah awal dalam mengatasi permasalahan banjir yang dikeluhkan masyarakat.
Kolonel Inf Sumardi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda Karya Bhakti TNI yang difokuskan pada pembangunan dan pembenahan lingkungan bersama masyarakat. Ia menyebutkan, kegiatan serupa akan berlangsung selama dua hari dengan fokus utama memperbaiki aliran air dan mengangkat sedimen serta sampah dari saluran yang tersumbat.
“Kami berharap dengan adanya gotong royong ini, saluran air dapat kembali berfungsi normal. Masyarakat pun tidak lagi was-was akan ancaman banjir setiap kali hujan deras turun,” ungkap Kolonel Sumardi.
Di sisi lain, Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu menyampaikan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti laporan warga terkait saluran air tersebut. Ia menjelaskan, Dinas PUPR telah mengalokasikan anggaran untuk pemeliharaan saluran air di Kota Bengkulu, termasuk pengerukan rutin dan peninggian dinding tanggul yang masuk dalam rencana kerja tahun ini.
“Beberapa usulan warga juga telah kita akomodasi dalam perencanaan anggaran. Kita akan lakukan peninggian saluran dan revitalisasi jaringan drainase, agar sistem pengairan di kawasan ini bisa lebih efektif,” ujarnya.
Partisipasi mahasiswa KKN UNIB dalam kegiatan ini turut mendapat apresiasi dari warga dan pemerintah setempat. Para mahasiswa tak hanya turun langsung ke lapangan mengangkat sampah dan lumpur, namun juga membantu mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah ke saluran air.
Koordinator Mahasiswa KKN UNIB, Reza Putra, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam menyelesaikan persoalan riil yang dihadapi masyarakat. Menurutnya, semangat kolaboratif antar lembaga, aparat, dan masyarakat adalah kunci untuk menciptakan perubahan positif di lingkungan.
“Sebagai mahasiswa, kami ingin hadir di tengah masyarakat dan memberi kontribusi nyata. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari bentuk pengabdian kami, sekaligus memperingati HUT RI dengan aksi yang bermanfaat,” ujar Reza.
Sementara itu, Ketua RT 27, Bapak Sumarno, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dari seluruh pihak yang terlibat. Ia mengaku senang karena warganya mendapat dukungan langsung dari TNI, pemerintah kota, hingga mahasiswa dalam menangani persoalan lingkungan yang sudah berlangsung lama.
“Selama ini kami merasa kesulitan menghadapi masalah banjir. Alhamdulillah sekarang ada aksi nyata. Kami sangat berharap kegiatan semacam ini bisa terus berlanjut,” kata Sumarno.
Kegiatan gotong royong ini tidak hanya menjadi solusi terhadap persoalan teknis saluran air, tetapi juga menjadi momentum kebersamaan dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80. Sinergi antara masyarakat, mahasiswa, dan pemerintah diharapkan menjadi contoh dalam membangun kota yang lebih bersih, aman, dan nyaman untuk semua.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra