TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>> Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu kembali memperkuat langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Kali ini, Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu menghadirkan program pelatihan bertajuk “Optimalisasi Media Sosial sebagai Sarana Promosi dan Branding UMKM”, yang dirancang khusus untuk membekali para pengusaha agar lebih mahir memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan usaha.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu, Nelawati, menekankan bahwa kemampuan memanfaatkan media sosial bukan lagi sekadar nilai tambah, tetapi menjadi kebutuhan pokok bagi UMKM agar tetap kompetitif.
“Di era digital ini, penguasaan platform seperti Instagram, TikTok, dan Facebook menjadi sangat penting. UMKM tidak hanya dituntut memiliki produk berkualitas, tetapi juga harus mampu memasarkan dan membangun citra usaha secara profesional melalui media sosial,” ujar Nelawati pada Rabu (25/2/26).
Pelatihan yang akan digelar pada Senin, 2 Maret 2026, ini menargetkan para pelaku UMKM di Kota Bengkulu agar mampu memaksimalkan eksposur usaha mereka secara digital. Nelawati menambahkan, keterampilan dalam branding dan promosi online menjadi kunci agar produk UMKM bisa dikenal lebih luas, bahkan menembus pasar nasional.
Untuk memastikan kualitas pelatihan, jumlah peserta dibatasi. Oleh karena itu, Nelawati mengimbau para pengusaha untuk segera mendaftar, karena pendaftaran akan ditutup pada hari ini. “Kami menyediakan kuota terbatas dan tidak memungut biaya pendaftaran. Ini kesempatan emas bagi pelaku UMKM untuk menambah kemampuan digitalnya,” jelasnya.
Adapun syarat pendaftaran cukup mudah. Peserta yang ingin mengikuti pelatihan harus memiliki Fotokopi Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Fotokopi KTP, khusus bagi warga yang berdomisili di Kota Bengkulu. Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui tautan resmi: https://forms.gle/XxyAawdyMe56XhHP8 atau dengan memindai kode QR yang tertera pada poster kegiatan.
Program ini juga mendapat dukungan penuh dari jajaran pimpinan daerah. Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, Wakil Walikota Ronny PL Tobing, dan Pj. Sekda Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah, turut mendorong pelatihan ini sebagai salah satu langkah strategis untuk memperkuat ekosistem UMKM di tengah persaingan digital.
Nelawati berharap, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan peserta dalam memproduksi dan menjual produk, tetapi juga mendorong mereka menjadi content creator untuk usahanya sendiri. Dengan kreativitas digital yang meningkat, UMKM Kota Bengkulu bisa memperluas jangkauan pasarnya hingga keluar daerah, dan bahkan berpotensi menembus pasar nasional.
Selain materi praktik penggunaan media sosial, pelatihan ini juga akan membahas strategi pemasaran digital, manajemen citra usaha, serta cara membuat konten menarik yang mampu meningkatkan penjualan. Para instruktur yang dihadirkan adalah ahli di bidang digital marketing dan branding, sehingga peserta akan mendapatkan pengalaman belajar yang langsung dapat diterapkan untuk usaha mereka.
Program ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Bengkulu untuk menciptakan ekosistem UMKM yang adaptif dan kompetitif di era digital. Dengan dukungan teknologi dan kemampuan kreatif yang mumpuni, diharapkan UMKM lokal tidak hanya bertahan, tetapi mampu berkembang pesat, berinovasi, dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian Kota Bengkulu.
Pelatihan ini menjadi momentum penting bagi para pelaku usaha lokal untuk bertransformasi dan menyesuaikan diri dengan tuntutan ekonomi digital. Bagi UMKM yang serius ingin naik kelas, kesempatan ini bisa menjadi pintu gerbang untuk memperluas jaringan dan meningkatkan kualitas bisnis secara signifikan.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra