TEROPONGPUBLIK.CO.ID– Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas jalan provinsi wilayah Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Kamis pagi (14/5/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Seorang pedagang tahu asal Desa Kaliwining Curah Suko, Kecamatan Rambipuji, mengalami luka serius setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak bagian belakang truk material semen yang sedang parkir di pinggir jalan.
Korban diketahui bernama Suabi, warga Kecamatan Rambipuji, Jember. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Sport dengan nomor polisi DK 2343 EQ usai mengantarkan dagangan tahu ke Pasar Kencong.
Peristiwa nahas tersebut terjadi di kawasan timur SMAN 1 Kencong. Kondisi jalan yang masih sepi pada pagi hari diduga membuat korban tidak menyadari adanya kendaraan besar yang berhenti di badan jalan.
Menurut keterangan saksi mata sekaligus rekan korban, Asmawi, dirinya berada tidak jauh di belakang korban saat kejadian berlangsung. Ia mengatakan korban baru saja selesai mengantar tahu ke pasar dan hendak pulang menuju rumahnya di Kecamatan Rambipuji.
“Waktu itu saya berada di belakang korban. Setelah melewati wilayah timur SMAN 1 Kencong, tiba-tiba motor korban menabrak dam truk bermuatan semen yang sedang parkir tanpa tanda atau rambu-rambu peringatan,” ujar Asmawi kepada awak media.
Benturan keras membuat korban terpental dan masuk ke bagian bawah belakang truk. Melihat kejadian tersebut, Asmawi langsung menghentikan kendaraannya untuk memberikan pertolongan.
Ia bersama warga sekitar dan anggota Polsek Kencong kemudian mengevakuasi korban dari lokasi kejadian. Karena mengalami luka cukup parah, korban segera dilarikan ke Puskesmas Kencong guna mendapatkan penanganan medis.
“Korban mengalami luka serius sehingga langsung dibawa ke Puskesmas Kencong untuk mendapatkan perawatan,” tambahnya.
Sementara itu, sopir dam truk bernama U.M. Barudin, warga Desa Kasian Timur, Kecamatan Puger, mengaku tidak mengetahui adanya kecelakaan tersebut karena saat kejadian dirinya sedang berada di dalam kabin truk.
Menurut Barudin, kendaraan yang dikemudikannya mengalami kerusakan sehingga terpaksa berhenti dan parkir di pinggir jalan. Ia juga mengaku sedang beristirahat ketika insiden terjadi.
“Saya parkir karena truk mengalami kerusakan. Saat itu saya tidur di dalam kabin dan tidak tahu kalau ada pengendara motor menabrak bagian belakang truk,” jelas Barudin.
Kecelakaan ini sempat menarik perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi untuk melihat proses evakuasi korban. Petugas kepolisian dari Polsek Kencong juga langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut.
Selain melakukan pemeriksaan di lokasi, polisi turut mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan, baik sepeda motor milik korban maupun dam truk bermuatan semen, sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Hingga kini, aparat kepolisian masih mendalami apakah truk yang parkir tersebut telah memenuhi standar keselamatan jalan, termasuk pemasangan tanda peringatan atau rambu darurat bagi pengguna jalan lain.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengendara maupun sopir kendaraan besar agar lebih memperhatikan keselamatan di jalan raya, terutama saat berhenti di badan jalan pada waktu dini hari atau menjelang pagi ketika jarak pandang pengendara masih terbatas.