Skip to main content

Pemerintah Kota Bengkulu Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Warga, Wujudkan Hadiah Ulang Tahun yang Bermanfaat

Pemerintah Kota Bengkulu Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Warga, Wujudkan Hadiah Ulang Tahun yang Bermanfaat

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Kota Bengkulu, Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Kesehatan meluncurkan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi seluruh lapisan masyarakat. Program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Ia menegaskan bahwa program ini tersedia di seluruh puskesmas yang tersebar di Kota Bengkulu dan menjadi bagian dari upaya nasional menuju Indonesia Sehat.

"Program ini merupakan bagian dari inisiatif Presiden Prabowo dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Kita mengadakan PKG di 20 puskesmas di Kota Bengkulu untuk deteksi dini kondisi kesehatan masyarakat. Ini merupakan langkah nyata menuju masyarakat yang sehat dan sejahtera," ujar Dedy pada Kamis (10/4/2025).

Tak hanya mengimbau masyarakat untuk ikut serta, Dedy juga menekankan pentingnya sikap ramah dan pelayanan maksimal dari para tenaga kesehatan. “Saya minta seluruh petugas puskesmas untuk memberikan pelayanan terbaik, sambut warga dengan senyum dan perlakukan mereka seperti keluarga sendiri,” tambahnya.

Program PKG ini dijalankan sesuai dengan arahan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, berdasarkan SK Menkes Nomor HK.01.07/MENKES/33/2025 mengenai petunjuk teknis pelaksanaan PKG dalam rangka peringatan hari ulang tahun.

Sasaran utama dari program ini meliputi bayi baru lahir (usia 2 hari), balita dan anak prasekolah (1-6 tahun), orang dewasa (18-59 tahun), serta warga lanjut usia (60 tahun ke atas).

Untuk mengikuti program ini, masyarakat diminta mengunduh aplikasi Satu Sehat Mobile melalui App Store atau Play Store, kemudian mendaftar melalui fitur PKG/CKG. Setelah mendaftar, peserta harus membawa identitas diri (KTP/KIA/KK), kode tiket, dan hasil skrining mandiri ke puskesmas terdekat untuk pemeriksaan langsung dan pengisian kuesioner kesehatan. Setelah pemeriksaan, hasil akan tersedia di aplikasi tersebut dalam bentuk rapor kesehatan.

Saat ini, program PKG telah dilaksanakan di lebih dari 10.000 puskesmas di seluruh Indonesia dan akan terus diperluas ke fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Masyarakat yang hasil pemeriksaannya menunjukkan kondisi tertentu akan mendapatkan tindak lanjut di puskesmas. Sementara itu, pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut akan dirujuk ke rumah sakit dengan dukungan layanan BPJS Kesehatan.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra