TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<<>>>> Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto, memimpin High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Seluma yang digelar di Ruang Rapat Bupati Seluma. Pertemuan strategis ini merupakan upaya pemerintah daerah bersama **Bank Indonesia (BI)** untuk memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas harga serta mengendalikan inflasi di wilayah Seluma.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Junior Ekonom Bank Indonesia, Andy B. Sultan, beserta jajaran, Kepala Bagian Ekonomi Provinsi Bengkulu, perwakilan Forkopimda, Pj. Sekda Seluma, jajaran pejabat Pemkab Seluma, BPS Seluma, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan kuatnya komitmen bersama dalam merumuskan langkah-langkah pengendalian inflasi yang terpadu dan berkelanjutan.
Dalam forum tersebut, berbagai isu strategis menjadi fokus pembahasan, mulai dari dinamika harga komoditas pangan, kelancaran distribusi, hingga evaluasi efektivitas program intervensi pemerintah daerah. TPID menekankan perlunya peningkatan koordinasi antar-OPD dalam memantau perkembangan harga, mempercepat pelaporan, serta mendorong langkah responsif untuk mengantisipasi potensi gejolak harga.
Wakil Bupati Gustianto dalam sambutannya menegaskan bahwa pengendalian inflasi harus dilakukan secara menyeluruh dan didukung oleh seluruh pemangku kepentingan. Ia menekankan bahwa inflasi yang tidak terkendali dapat berdampak langsung pada daya beli dan kesejahteraan masyarakat.
“Pengendalian inflasi tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, serta seluruh OPD terkait. Dengan sistem pelaporan yang cepat dan akurat, kita dapat mengambil keputusan yang lebih tepat dan responsif demi menjaga stabilitas harga di tengah masyarakat,” ujar Gustianto.
Bank Indonesia melalui Andy B. Sultan juga memberikan dukungan penuh terhadap upaya pemda dalam memperkuat pengendalian inflasi daerah. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor merupakan kunci dalam mendapatkan data yang komprehensif, sehingga kebijakan yang dilahirkan benar-benar efektif.
“Bank Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung Pemerintah Kabupaten Seluma dalam menjaga stabilitas harga. Pertemuan seperti HLM ini sangat penting karena pengendalian inflasi membutuhkan data yang kuat, koordinasi yang intens, serta pelaksanaan program yang konsisten,” jelas Andy.
Hasil HLM TPID ini nantinya menjadi acuan operasional bagi seluruh OPD, Forkopimda, dan instansi vertikal dalam meningkatkan akurasi pemantauan, memastikan ketersediaan pasokan pangan, serta memperkuat sinergi antarwilayah. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi potensi tekanan inflasi terutama pada komoditas yang kerap mengalami fluktuasi harga.
Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kabupaten Seluma bersama Bank Indonesia menegaskan kembali komitmen untuk menjaga inflasi tetap terkendali, memastikan keterjangkauan harga bagi masyarakat, serta memperkuat ketahanan pangan daerah. Sinergi yang semakin solid diharapkan mampu mendukung stabilitas ekonomi Seluma sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra