Skip to main content

Pemkot Bengkulu Gelar Lomba Kebersihan Kantor Antar OPD Sambut HUT ke-81 RI

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu, Anshar Amin, mengajak seluruh OPD dan kecamatan meningkatkan kebersihan lingkungan kerja melalui Lomba Kebersihan Kantor dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Kompetisi ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang sehat, nyaman, dan peduli lingkungan.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>>   Pemerintah Kota Bengkulu kembali menghadirkan inovasi dalam menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Kali ini, semangat kemerdekaan diwujudkan melalui penyelenggaraan Lomba Kebersihan Kantor Antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kantor kecamatan sebagai upaya memperkuat budaya kerja yang sehat, bersih, dan berwawasan lingkungan.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian agenda resmi Pemerintah Kota Bengkulu dalam menyambut peringatan kemerdekaan. Selain menghadirkan nuansa kompetitif yang positif, perlombaan ini juga diharapkan mampu membangun kesadaran seluruh aparatur sipil negara (ASN) bahwa kebersihan lingkungan kerja merupakan bagian penting dari kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Seluruh OPD dan kantor kecamatan di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu diwajibkan mengikuti kompetisi tersebut. Masing-masing instansi diberikan kesempatan untuk menunjukkan komitmen mereka dalam menciptakan lingkungan perkantoran yang tertata, nyaman, sehat, dan memiliki sistem pengelolaan kebersihan yang baik.

Tahapan penilaian lapangan dijadwalkan berlangsung pada 10 hingga 12 Agustus 2026. Selama tiga hari tersebut, tim juri akan mendatangi setiap kantor peserta untuk melakukan evaluasi secara langsung berdasarkan indikator yang telah ditetapkan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu, Anshar Amin, menjelaskan bahwa lomba ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki tujuan jangka panjang untuk membentuk budaya kerja yang lebih disiplin terhadap kebersihan lingkungan.

"Melalui kegiatan ini kami ingin membangun kebiasaan positif di lingkungan pemerintahan. Kantor yang bersih akan menciptakan suasana kerja yang sehat, nyaman, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujar Anshar Amin, Jumat (7/8/2026).

Ia menambahkan, kebersihan merupakan salah satu indikator penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang profesional. Lingkungan kerja yang tertata tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pegawai, tetapi juga menghadirkan kesan positif bagi masyarakat yang datang memperoleh pelayanan.

Dalam proses penilaian nanti, tim juri akan menggunakan empat aspek utama sebagai indikator penentuan pemenang. Pertama, kondisi kebersihan ruang kerja di dalam kantor, mulai dari penataan ruangan hingga kebersihan fasilitas yang digunakan sehari-hari.

Aspek kedua adalah kebersihan toilet yang menjadi salah satu tolok ukur sanitasi sebuah instansi pemerintah. Toilet yang bersih dinilai mencerminkan tingkat kepedulian terhadap kesehatan dan kenyamanan pegawai maupun masyarakat yang berkunjung.

Selanjutnya, penilaian juga mencakup kondisi area luar kantor, seperti halaman, taman, drainase, serta lingkungan sekitar gedung pemerintahan. Kawasan luar kantor yang tertata rapi dinilai mampu menciptakan suasana kerja yang lebih asri sekaligus mendukung estetika lingkungan.

Sementara indikator terakhir adalah sistem pengelolaan sampah. Tim penilai akan melihat bagaimana setiap OPD menerapkan pemilahan, pengumpulan, hingga pengelolaan sampah secara berkelanjutan sebagai bentuk dukungan terhadap program pelestarian lingkungan.

Menurut Anshar Amin, keempat aspek tersebut dipilih agar setiap instansi tidak hanya fokus pada kebersihan yang terlihat secara kasat mata, tetapi juga membangun sistem pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Sebagai bentuk apresiasi atas komitmen para peserta, Pemerintah Kota Bengkulu telah menyiapkan penghargaan bagi instansi dengan hasil penilaian terbaik. Nantinya akan ditetapkan lima OPD terbaik serta tiga kantor kecamatan terbaik yang dinilai berhasil menerapkan standar kebersihan dan pengelolaan lingkungan secara optimal.

Selain memperebutkan predikat juara, kompetisi ini juga menjadi sarana memperkuat semangat gotong royong di kalangan ASN. Seluruh pegawai diharapkan dapat berpartisipasi aktif menjaga kebersihan kantor secara berkelanjutan, bukan hanya menjelang perlombaan.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Bengkulu juga terus menggaungkan kampanye kepedulian lingkungan dengan slogan "Bersama Kita Bisa Kelola Sampah, Jadikan Manfaat, Jaga Bumi Kita." Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama demi menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.

Anshar Amin berharap budaya menjaga kebersihan yang diterapkan di lingkungan pemerintahan nantinya dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas. Menurutnya, perubahan besar selalu diawali dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.

"Semangat gotong royong harus terus kita hidupkan. Lingkungan kerja yang bersih akan memberikan dampak positif terhadap kualitas pelayanan publik. Bersama kita wujudkan Bengkulu yang bersih, nyaman, dan semakin hebat," tutup Anshar Amin.

Dengan digelarnya Lomba Kebersihan Kantor Antar OPD ini, Pemerintah Kota Bengkulu menegaskan komitmennya untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya kerja, bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Momentum HUT ke-81 RI pun diharapkan menjadi penggerak lahirnya lingkungan pemerintahan yang lebih sehat, tertib, dan mampu menjadi teladan bagi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Pewarta : Amg

Editing    : Adi Saputra