TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mulai mempersiapkan program bantuan beasiswa perguruan tinggi untuk tahun anggaran 2027. Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan tinggi, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan generasi muda yang memiliki prestasi di berbagai bidang.
Kebijakan tersebut diharapkan mampu membuka kesempatan lebih luas bagi lulusan SMA sederajat di Kota Bengkulu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas tanpa harus terbebani persoalan biaya kuliah.
Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, mengatakan bahwa keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi alasan bagi anak-anak untuk mengubur cita-cita memperoleh pendidikan tinggi. Karena itu, pemerintah berupaya hadir memberikan dukungan nyata melalui bantuan pembiayaan pendidikan.
Menurut Dedy, sasaran utama program beasiswa tersebut adalah masyarakat yang masuk kategori kurang mampu, khususnya keluarga yang memiliki anak dengan keinginan kuat untuk melanjutkan kuliah, tetapi terkendala kemampuan finansial.
"Untuk kriteria penerima beasiswa harus masuk dalam masyarakat miskin, karena ada warga kita yang tidak mampu ingin kuliah, tetapi tidak ada uang. Pemerintah Kota Bengkulu ingin hadir membantu masyarakat dengan memberikan bantuan uang kuliah," ujar Dedy Wahyudi, Selasa (3/11/2026).
Ia menjelaskan, program ini tidak sekadar menjadi bentuk bantuan keuangan, melainkan juga wujud tanggung jawab pemerintah dalam menjamin kesempatan memperoleh pendidikan yang lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dalam mempersiapkan pelaksanaan beasiswa, Pemkot Bengkulu akan membangun kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi yang berada di wilayah setempat.
Beberapa kampus yang direncanakan terlibat dalam program tersebut antara lain Universitas Bengkulu (Unib), Universitas Hazairin (Unihaz), serta Universitas Dehasen.
Kolaborasi ini dinilai penting untuk memastikan proses penjaringan calon penerima berjalan secara objektif, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui kemitraan tersebut, pihak perguruan tinggi akan dilibatkan dalam proses pendataan, pemeriksaan persyaratan hingga penentuan mahasiswa yang dinilai layak memperoleh bantuan.
"Nantinya pihak universitas akan menyeleksi calon mahasiswa yang kira-kira layak untuk mendapatkan bantuan tersebut," tambah Dedy.
Pelibatan kampus juga diharapkan dapat membantu pemerintah daerah meminimalkan kemungkinan bantuan diberikan kepada pihak yang tidak memenuhi kriteria. Dengan demikian, anggaran pendidikan yang disiapkan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
Dari sisi pembiayaan, Pemkot Bengkulu berencana mengalokasikan dana program beasiswa melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2027.
Besaran anggaran yang diproyeksikan masih dalam tahap perencanaan, dengan kisaran mulai Rp50 juta hingga Rp1 miliar. Penentuan jumlah akhirnya akan mempertimbangkan kebutuhan calon penerima, jumlah mahasiswa yang memenuhi persyaratan, serta kemampuan keuangan daerah.
Bantuan tersebut secara khusus diarahkan untuk membantu membayar biaya pendidikan, terutama Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa.
Sementara itu, kebutuhan lain selama menjalani perkuliahan, termasuk biaya hidup, masih akan menjadi bahan pembahasan lebih lanjut antara pemerintah daerah dan keluarga penerima manfaat.
Langkah ini menunjukkan bahwa Pemkot Bengkulu tengah berupaya menyusun skema bantuan yang realistis agar program dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat maksimal.
Selain menyasar keluarga kurang mampu, program beasiswa 2027 juga membuka peluang bagi anak-anak Kota Bengkulu yang memiliki kemampuan dan prestasi di bidang olahraga, seni, maupun budaya.
Pemberian kesempatan kepada kelompok berprestasi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi generasi muda.
Pemkot Bengkulu memandang bahwa pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan dukungan infrastruktur, tetapi juga sumber daya manusia yang memiliki pendidikan, keterampilan, kreativitas, dan daya saing.
Melalui program ini, anak-anak yang memiliki kemampuan khusus diharapkan tetap mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus mengembangkan bakat yang dimiliki.
Ke depan, keberadaan beasiswa tersebut diharapkan menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas kesempatan sosial bagi masyarakat.
Pemkot Bengkulu optimistis investasi di bidang pendidikan akan memberikan dampak jangka panjang terhadap kemajuan daerah. Generasi muda yang memperoleh kesempatan kuliah diharapkan dapat tumbuh menjadi tenaga profesional, pelaku usaha, akademisi, maupun pemimpin masa depan.
Dengan persiapan program beasiswa ini, pemerintah daerah ingin memastikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan lagi tembok penghalang bagi anak-anak Bengkulu untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Pendidikan diharapkan menjadi jalan bagi keluarga kurang mampu untuk meningkatkan taraf hidup sekaligus mendorong lahirnya generasi unggul yang mampu berkontribusi bagi pembangunan Kota Bengkulu.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra