Skip to main content

Pemprov Bengkulu Dorong Penguatan Pendidikan, Gubernur Helmi Hasan Temui Mendikdasmen di Jakarta

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan bersama kepala daerah se-Provinsi Bengkulu bertemu Mendikdasmen Abdul Mu’ti di Jakarta untuk memperjuangkan program prioritas pendidikan, mulai dari infrastruktur hingga peningkatan kualitas SDM.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Hal ini ditandai dengan pertemuan strategis antara Helmi Hasan bersama para bupati dan wali kota se-Bengkulu dengan Abdul Mu'ti di Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, kawasan Senayan, Kamis (23/4).

Pertemuan yang berlangsung di ruang Situation Room Gedung A lantai 2 tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan pusat, khususnya dalam mempercepat pembangunan sektor pendidikan di Bengkulu.

Dalam forum tersebut, Gubernur Helmi Hasan menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu pilar utama pembangunan daerah. Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk memastikan seluruh masyarakat, terutama generasi muda, mendapatkan akses pendidikan yang merata dan berkualitas.

“Pendidikan adalah fondasi utama dalam menciptakan masa depan Bengkulu yang lebih maju. Kami ingin tidak ada lagi kesenjangan akses pendidikan, baik di wilayah perkotaan maupun pelosok,” ujar Helmi.

Lebih lanjut, Helmi juga mengungkapkan sejumlah usulan prioritas yang diajukan kepada pemerintah pusat. Di antaranya adalah peningkatan dan pemerataan sarana prasarana pendidikan, termasuk pembangunan dan rehabilitasi sekolah yang masih membutuhkan perhatian. Selain itu, penguatan kualitas tenaga pendidik juga menjadi fokus utama, melalui pelatihan berkelanjutan dan peningkatan kompetensi guru.

Tak hanya itu, Pemprov Bengkulu juga mendorong adanya program pendidikan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan daerah. Hal ini dinilai penting agar lulusan pendidikan mampu bersaing sekaligus berkontribusi langsung terhadap pembangunan lokal.

“Program pendidikan harus relevan dengan potensi daerah. Bengkulu memiliki kekayaan sumber daya yang perlu didukung oleh SDM yang kompeten dan terampil,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyambut baik berbagai aspirasi yang disampaikan oleh jajaran pemerintah daerah dari Bengkulu. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas di seluruh Indonesia.

Menurutnya, pembangunan pendidikan tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi yang kuat antara berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, tenaga pendidik, serta masyarakat.

“Kerja sama yang solid antara pusat dan daerah adalah kunci dalam menghadirkan pendidikan yang merata. Pemerintah pusat akan terus mendukung upaya-upaya daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan,” jelas Abdul Mu’ti.

Pertemuan ini juga menjadi wadah untuk menyelaraskan program nasional dengan kebutuhan daerah. Dengan adanya komunikasi langsung seperti ini, diharapkan kebijakan yang dihasilkan dapat lebih tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Selain membahas infrastruktur dan kualitas tenaga pendidik, diskusi juga menyentuh pentingnya pemerataan akses pendidikan, terutama di daerah terpencil. Pemerintah pusat berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan layanan pendidikan melalui berbagai program strategis.

Hasil dari pertemuan ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan konkret maupun dukungan anggaran yang memadai. Dengan demikian, percepatan pembangunan sektor pendidikan di Provinsi Bengkulu dapat terwujud secara optimal.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, serta mampu menghadapi tantangan global di masa depan.

 Pewarta: Amg

Editing: Adi Saputra