Skip to main content

Pemprov Bengkulu Gelar Rapat Tanggap Darurat, Pemkab Seluma Siap Perkuat Koordinasi Penanganan Musibah di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Pemprov Bengkulu Gelar Rapat Tanggap Darurat, Pemkab Seluma Siap Perkuat Koordinasi Penanganan Musibah di Aceh, Sumut, dan Sumbar

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Seluma, Deddy Ramdhani, S.E., M.SE., M.A, menghadiri rapat koordinasi tanggap darurat yang digelar Pemerintah Provinsi Bengkulu pada Selasa (02/12/2025). Rapat berlangsung di Ruang Rapat Gubernur Bengkulu dan dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Bengkulu. Pertemuan ini digelar sebagai bentuk respon cepat daerah atas serangkaian musibah yang terjadi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Musibah yang melanda tiga provinsi tersebut telah menimbulkan dampak signifikan, baik dari sisi korban jiwa, kerusakan infrastruktur, hingga kebutuhan bantuan logistik. Mengingat adanya potensi pengerahan dukungan lintas daerah, Pemerintah Provinsi Bengkulu menggelar rapat untuk memastikan kesiapan seluruh pemangku kepentingan di wilayah Bengkulu apabila dibutuhkan bantuan tambahan.

Rapat ini turut dihadiri Sekretaris Daerah kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu, unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu, serta perwakilan instansi vertikal dan lembaga kemanusiaan. Seluruh peserta rapat membahas langkah-langkah strategis untuk menjaga kesiapsiagaan daerah, sekaligus memperkuat koordinasi lintas wilayah.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Sekda Seluma, Deddy Ramdhani, menyampaikan bahwa Pemkab Seluma siap mendukung arahan Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam upaya solidaritas penanganan dampak musibah di tiga provinsi tersebut. Ia menegaskan bahwa semangat gotong royong antar daerah perlu terus dijaga, terutama ketika wilayah lain mengalami keadaan darurat.

“Pemerintah Kabupaten Seluma tentu siap bergerak sesuai arahan provinsi. Dalam situasi bencana, kolaborasi adalah kunci, baik dalam hal penyediaan logistik, personel, maupun koordinasi data. Kami akan memastikan perangkat daerah terkait berada dalam kondisi siaga,” ujar Deddy.

Selain membahas kesiapan dukungan bantuan kemanusiaan, rapat juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas daerah dalam menghadapi potensi bencana di Bengkulu sendiri. Wilayah Bengkulu termasuk daerah yang rawan bencana alam seperti gempa bumi, banjir, dan tanah longsor. Karena itu, evaluasi mitigasi dan sistem peringatan dini turut menjadi fokus pembahasan.

Wakil Gubernur Bengkulu dalam arahannya meminta seluruh kabupaten/kota memperkuat komunikasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan OPD terkait, baik dalam penyaluran bantuan keluar daerah maupun dalam konteks kesiapsiagaan internal. Ia menekankan pentingnya pendataan kebutuhan serta kesiapan stok logistik bencana yang harus selalu diperbarui.

“Solidaritas antarprovinsi adalah bagian dari tanggung jawab bersama. Namun di saat yang sama, Bengkulu juga harus memastikan ketahanan daerahnya sendiri tetap terjaga. Karena itu, setiap daerah diminta melakukan pengecekan ulang terhadap standar operasional penanganan bencana,” ujarnya.

Melalui rapat ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap koordinasi lintas kabupaten/kota semakin optimal, serta dukungan Bengkulu terhadap wilayah lain yang terdampak musibah dapat berjalan cepat, tepat, dan terorganisir.

Pewarta  : Amg

Editing ; Adi Saputra