TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Provinsi Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel. Hal ini ditandai dengan kehadiran Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, pada kegiatan Exit Meeting Pemeriksaan Keuangan (Interim) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Bengkulu. Kegiatan tersebut digelar di Ruang Rapat Gubernur, Lantai III, Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (22/12).
Exit meeting ini merupakan tahapan penting dalam rangkaian pemeriksaan interim yang dilakukan sebagai upaya evaluasi awal terhadap pengelolaan keuangan daerah. Pemeriksaan interim menjadi sarana strategis untuk mengidentifikasi potensi permasalahan sejak dini, sebelum dilakukan pemeriksaan terperinci atas laporan keuangan pemerintah daerah.
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu berkolaborasi dengan Inspektorat Provinsi Bengkulu sebagai bagian dari penguatan sistem pengawasan internal. Sinergi ini mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan setiap proses pengelolaan keuangan berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pemeriksaan interim sendiri memiliki sejumlah tujuan utama. Selain menindaklanjuti temuan-temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada tahun-tahun sebelumnya, pemeriksaan ini juga bertujuan untuk menilai efektivitas Sistem Pengendalian Intern (SPI) yang diterapkan di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu. SPI yang efektif dinilai menjadi fondasi penting dalam mencegah terjadinya kesalahan administrasi maupun potensi penyimpangan dalam pengelolaan keuangan daerah.
Tidak hanya itu, pemeriksaan interim juga mencakup evaluasi terhadap tingkat kepatuhan perangkat daerah terhadap regulasi yang berlaku, baik dalam aspek perencanaan, pelaksanaan, maupun pertanggungjawaban anggaran. Dalam pelaksanaannya, tim pemeriksa melakukan pengujian terbatas terhadap sejumlah transaksi tertentu untuk memastikan kesesuaian antara perencanaan dan realisasi anggaran.
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa hasil pemeriksaan interim akan dijadikan bahan evaluasi penting bagi pemerintah daerah. Temuan dan rekomendasi yang disampaikan diharapkan dapat segera ditindaklanjuti oleh seluruh perangkat daerah terkait guna meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan.
Menurutnya, pemeriksaan interim bukan semata-mata mencari kesalahan, melainkan sebagai langkah pembinaan agar pengelolaan keuangan daerah semakin tertib, efisien, dan akuntabel. Dengan perbaikan yang dilakukan secara berkelanjutan, kualitas LKPD Provinsi Bengkulu diharapkan terus meningkat dari tahun ke tahun.
Melalui exit meeting ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu optimistis mampu memperkuat sistem pengelolaan keuangan daerah yang profesional dan bertanggung jawab. Upaya tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, serta berorientasi pada pelayanan publik yang optimal demi kesejahteraan masyarakat Bengkulu.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra