Skip to main content

Posisi Kepala DLH dan Kepala Bappelitbangda Dilelang, Pemkot Kotamobagu Gelar Seleksi Terbuka JPT Pratama

Suana pelaksanaan JPT Pratama Kotamobagu yang dibuka oleh Sekda Kotamobagu Sofyan Mokoginta (ist)

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu resmi membuka Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Tahun 2026. Pembukaan gelaran seleksi tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kotamobagu, Sofyan Mokoginta di Ruang Rapat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kotamobagu, Kamis (10/9/2026).

Pelaksanaan seleksi terbuka ini diikuti oleh lima orang peserta yang akan memperebutkan dua posisi jabatan strategis di lingkungan Pemkot Kotamobagu. Kedua posisi tersebut yakni Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Kotamobagu serta Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Kotamobagu.

Dalam sambutannya, Sofyan menjelaskan bahwa seleksi terbuka merupakan hal yang lumrah dilakukan dalam struktur organisasi pemerintahan, baik dalam rangka pengisian jabatan yang kosong maupun sebagai langkah penyegaran organisasi. 

Menurutnya, pejabat yang nantinya terpilih memegang peran penting karena tidak hanya berfokus pada tugas pokok dan fungsi semata, tetapi juga harus sanggup mengejawantahkan arah kebijakan kepala daerah ke dalam bentuk program kerja yang nyata.

“Tahapan seleksi terbuka merupakan proses yang biasa dilakukan dalam organisasi pemerintahan, baik untuk pengisian jabatan maupun sebagai bagian dari penyegaran organisasi. Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama adalah jabatan yang sangat strategis. Karena itu, pejabat yang menduduki jabatan tersebut tidak hanya dituntut untuk memahami fungsi dan tugasnya, tetapi juga mampu menerjemahkan visi dan misi yang tertuang dalam RPJMD,” kata Sofyan.

Sofyan menambahkan, seluruh visi dan misi yang tercantum dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) merupakan komitmen resmi pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kotamobagu kepada masyarakat. 

Dokumen tersebut memuat berbagai target pembangunan yang wajib direalisasikan hingga akhir masa jabatan. Oleh sebab itu, para pimpinan tinggi yang terpilih dituntut dapat menyusun target tersebut menjadi serangkaian program yang terukur serta berdampak langsung bagi masyarakat.

“Visi dan misi ini adalah janji Wali Kota Kotamobagu dan Wakil Wali Kota Kotamobagu kepada masyarakat yang dituangkan dalam RPJMD. Ada target-target yang telah ditetapkan, di mana pada akhir periode RPJMD Kota Kotamobagu, kondisi Kota Kotamobagu harus sudah sesuai dengan target dan arah pembangunan yang telah ditetapkan dalam RPJMD,” ujar Sofyan.

Ia juga menekankan pentingnya peran para pejabat terpilih dalam mengeksekusi program kerja tersebut. 

“Bapak dan Ibu nantinya harus mampu menjabarkan target-target tersebut ke dalam program dan kegiatan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk mendukung pencapaian visi dan misi tersebut, yang pada akhirnya diharapkan dapat memberikan dampak dan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Guna menjaga transparansi dan akuntabilitas, proses seleksi terbuka ini melibatkan Panitia Seleksi (Pansel) independen dari unsur akademisi dan profesional. Tim pansel tersebut terdiri dari Dhulo Affandi Baks, S.E., Ak.Ca., M.M.; Prof. Dr. Ir. Sangkertadi, DEA., GP, IPU, Asean.Eng; Prof. Dr. Ronny Adrie Maramis, S.H., M.H.; serta Erwin Sodding, S.E., M.M.

Acara pembukaan seleksi tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Kotamobagu beserta seluruh peserta seleksi. Melalui rangkaian proses ini, Pemkot Kotamobagu berharap dapat melahirkan sosok pejabat yang memiliki kompetensi tinggi, kapasitas kepemimpinan yang solid, integritas, serta kemampuan mengeksekusi kebijakan pembangunan yang membawa manfaat nyata bagi seluruh warga Kotamobagu.

Pewarta : Gusman 

Editing : Adi Saputra