TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus mempercepat pembangunan infrastruktur di sejumlah wilayah. Salah satu pekerjaan yang kini tengah berlangsung adalah proyek peningkatan Jalan dan Drainase Jalan Padang Serai Poros lanjutan.
Seiring meningkatnya intensitas pekerjaan di lapangan, masyarakat yang menggunakan ruas jalan tersebut diminta untuk lebih berhati-hati. Aktivitas proyek yang melibatkan alat berat, kendaraan pengangkut material, hingga pekerjaan konstruksi di sisi jalan berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas untuk sementara waktu.
Dinas PUPR Kota Bengkulu mengimbau seluruh pengendara, baik roda dua maupun roda empat, agar mengurangi kecepatan saat memasuki kawasan pekerjaan. Pengguna jalan juga diminta tetap memperhatikan kondisi sekitar dan mengikuti petunjuk petugas yang berada di lokasi proyek.
Pekerjaan peningkatan infrastruktur di Jalan Padang Serai Poros tersebut tidak hanya berfokus pada kondisi badan jalan, tetapi juga mencakup pembangunan sistem drainase. Infrastruktur saluran air ini diharapkan dapat membantu memperbaiki sistem pembuangan air dan meminimalkan persoalan genangan di kawasan sekitar.
Secara keseluruhan, proyek pembangunan drainase memiliki panjang mencapai 2.863 meter. Pekerjaan dilakukan dengan menggunakan tujuh tipe saluran yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di setiap titik pembangunan.
Adapun sejumlah item pekerjaan yang sedang dikerjakan meliputi penggalian saluran, pemasangan pembesian, pengecoran beton saluran dengan mutu fc 25 MPa, pemasangan box culvert, hingga pembuatan marka jalan.
Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu melalui Kepala Bidang Bina Marga yang diwakili Subkoordinator Jalan dan Jembatan, Yosep Akmal, mengatakan masyarakat perlu memahami bahwa aktivitas pembangunan memang dapat menimbulkan gangguan sementara terhadap mobilitas pengguna jalan.
Namun, gangguan tersebut diharapkan dapat dimaklumi karena seluruh proses pekerjaan dilakukan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana publik.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat dan pengguna jalan yang melintas untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Kurangi kecepatan saat mendekati area proyek untuk mengantisipasi alat berat yang sedang beroperasi,” ujar Yosep Akmal, Senin (31/8/2026).
Ia menjelaskan, pengendara juga harus memperhatikan material konstruksi yang berada di sekitar lokasi pekerjaan. Material seperti tanah dan kerikil, apabila terbawa ke badan jalan, dapat memengaruhi tingkat cengkeraman ban kendaraan dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Karena itu, pengguna jalan diharapkan tidak memaksakan diri melaju dengan kecepatan tinggi ketika melintasi kawasan proyek. Kesadaran dan kehati-hatian pengendara dinilai sangat penting untuk menjaga keselamatan bersama, baik pekerja konstruksi maupun masyarakat.
Selain itu, Yosep meminta masyarakat untuk mematuhi seluruh rambu sementara yang telah dipasang di sekitar lokasi pekerjaan. Petugas lapangan juga disiagakan untuk membantu mengatur pergerakan kendaraan agar proses pembangunan dan aktivitas masyarakat dapat berjalan secara bersamaan.
“Harap mematuhi arahan petugas lapangan serta rambu-rambu lalu lintas sementara yang telah dipasang. Jika memungkinkan, kami menyarankan pengguna jalan menggunakan jalur alternatif untuk menghindari potensi kemacetan,” katanya.
Menurut Yosep, keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian utama selama proyek berlangsung. Oleh sebab itu, masyarakat diminta tidak hanya mengandalkan kondisi jalan, tetapi juga meningkatkan kewaspadaan pribadi ketika melewati kawasan pembangunan.
Dinas PUPR Kota Bengkulu berharap pekerjaan peningkatan Jalan dan Drainase Jalan Padang Serai Poros dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Infrastruktur jalan yang lebih baik serta sistem drainase yang memadai diharapkan mampu menunjang kelancaran aktivitas warga sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan kawasan.
Pemerintah juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan selama pengerjaan proyek berlangsung. Gangguan lalu lintas, penyempitan akses, maupun aktivitas alat berat merupakan bagian dari proses pembangunan yang bersifat sementara.
Masyarakat diharapkan dapat mendukung kelancaran proyek dengan tetap mematuhi aturan keselamatan di lapangan. Dengan kerja sama antara pelaksana proyek dan pengguna jalan, pembangunan infrastruktur di kawasan Padang Serai diharapkan dapat selesai secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Bengkulu.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra