TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Gubernur Bengkulu Helmi Hasan melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus, Sabtu (30/8), untuk meninjau rencana pembangunan gedung baru yang akan memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan. Gedung baru ini akan dibangun di bagian belakang RSUD, yang sebelumnya merupakan lahan kosong yang menghadap ke arah Pasar Pagar Dewa. Dengan rencana tersebut, pintu belakang rumah sakit diharapkan menjadi wajah baru yang lebih representatif.
“Pada tahun depan, kita akan mulai membangun gedung baru di bagian belakang RSUD M Yunus. Lokasi ini, yang menghadap Pasar Pagar Dewa, akan dijadikan pintu masuk utama. Ini akan memberikan tampilan baru bagi rumah sakit yang selama ini menjadi andalan warga Bengkulu,” jelas Helmi.
Gubernur Helmi menekankan pentingnya peningkatan kualitas fasilitas kesehatan yang ada, yang saat ini dinilai masih di bawah standar. Hal ini berdampak pada pelayanan yang kurang optimal, terutama bagi masyarakat kurang mampu yang mengandalkan rumah sakit pemerintah.
“Pada era Merah Putih ini, kami ingin memastikan warga tidak mampu mendapatkan pelayanan kesehatan setara dengan kelas VVIP. Tempat yang bersih, pelayanan yang ramah, dan pencahayaan yang nyaman akan membuat masyarakat merasakan kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik,” tegas Helmi. Ia juga menambahkan bahwa tahun depan pembangunan gedung baru akan dimulai, sementara tahun ini masih dalam tahap perencanaan.
Harapan besar disampaikan Helmi agar RSUD M Yunus, yang menjadi rumah sakit rujukan utama di Bengkulu, dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. “RSUD M Yunus harus dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan tidak lagi mengalami kekurangan fasilitas. Ini adalah satu-satunya rumah sakit rujukan utama di Bengkulu, sehingga peranannya sangat vital,” lanjutnya.
Gubernur juga menegaskan bahwa untuk Pemprov Bengkulu, prioritas anggaran utama adalah untuk kepentingan rakyat. Berbagai masalah teknis seperti peralatan medis dan obat-obatan yang sebelumnya menjadi kendala, kini sedang diperbaiki.
“Masalah teknis, seperti peralatan dan obat-obatan, sedang kami benahi. Kami tidak ingin masyarakat kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik hanya karena hal-hal teknis yang dapat diperbaiki,” tambahnya.
Selain itu, Helmi memastikan bahwa pengelolaan anggaran rumah sakit akan diawasi dengan ketat. Inspektorat dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) telah dilibatkan untuk memastikan transparansi dalam setiap pengelolaan dana.
“Yang paling penting adalah perbaikan manajemen. Kami ingin memastikan bahwa meskipun anggaran sudah ada, pelayanan kesehatan tetap dapat diterima masyarakat dengan baik. Kami juga sudah menyerahkan 130 unit ambulans untuk desa-desa di Bengkulu, yang merupakan bagian dari komitmen kami untuk memberikan pelayanan yang lebih baik,” pungkas Helmi.
Dengan adanya rencana pembangunan gedung baru ini, diharapkan kualitas layanan RSUD M Yunus akan meningkat, sehingga masyarakat Bengkulu dapat merasakan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan lebih merata.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra