Skip to main content

Rumah Singgah Khairunnisa Pemkot Bengkulu Menjadi Tempat Beristirahat bagi Keluarga Pasien yang Membutuhkan

Pj Walikota Bengkulu, Arif Gunadi, mengumumkan kepada masyarakat Provinsi Bengkulu bahwa Rumah Singgah Khairunnisa Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu di Kelurahan Sidomuyo dapat digunakan sebagai tempat beristirahat sementara bagi mereka yang tidak memiliki keluarga atau saudara di Kota Bengkulu.Minggu (14/1)(ft : Gunawan teropongpublik.co.id )

TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><< Pj Walikota Bengkulu, Arif Gunadi, mengumumkan kepada masyarakat Provinsi Bengkulu bahwa Rumah Singgah Khairunnisa Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu di Kelurahan Sidomuyo dapat digunakan sebagai tempat beristirahat sementara bagi mereka yang tidak memiliki keluarga atau saudara di Kota Bengkulu.

"Untuk masyarakat Provinsi Bengkulu, baik itu dari Kabupaten Kaur hingga Mukomuko, jika ada keluarga yang tertimpa musibah dan dirawat di Kota, jauh dari daerah asal tanpa kemampuan finansial untuk penginapan, rumah singgah Pemkot siap melayani dan menampung keluarga pasien secara gratis," jelas Arif Gunadi.

Pada Sabtu, 13 Januari, keluarga pasien bernama Rupia asal Desa Padang Kala, Kecamatan Air Padang, Kabupaten Bengkulu Utara, yang mengidap penyakit kanker kulit, merasakan manfaat rumah singgah Khairunnisa Pemkot Bengkulu di Kelurahan Sidomuyo.

Rupia akan dirujuk ke RS Kanker Dharmais Jakarta untuk penanganan lebih lanjut. Sementara menunggu rekomendasi dari RS M Yunus untuk keberangkatan ke Jakarta, Rupia dan keluarga merasa beruntung mendapatkan perhatian lebih dari Pemkot Bengkulu. Pj Walikota Arif Gunadi bahkan mengunjungi langsung keluarga Rupia di rumah singgah untuk memastikan pelayanan prima dari pemerintah.

"Ini adalah upaya kita untuk membuat masyarakat bahagia. Ketika mereka masuk Kota Bengkulu, meskipun bukan warga Kota, mereka akan kita layani sepenuh hati. Sehingga kota ini menjadi kota yang bahagia bagi siapapun," ujar Arif.

Rumah singgah Khairunnisa Pemkot Bengkulu memiliki 10 ruangan yang dapat menampung 15-30 orang, dengan luasan kamar yang bervariasi. Fasilitas yang disediakan meliputi tempat tidur, kipas angin, dan dapur tempat masak. Keputusan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga pasien yang membutuhkan tempat tinggal sementara selama perawatan medis di Kota Bengkulu.

Top of Form

Pewarta : Gunawan

Editing : Adi Saputra