Skip to main content

Seluma Fokus Benahi Dokumentasi Inovasi untuk Penilaian Pusat

Seluma Fokus Benahi Dokumentasi Inovasi untuk Penilaian Pusat

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Staf Ahli Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Seluma, Arben Muktiar, M.Si., memimpin rapat koordinasi bersama Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kabupaten Seluma terkait evaluasi hasil input inovasi daerah. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bupati Seluma pada Kamis (27/11/2025) dan dihadiri perwakilan berbagai perangkat daerah yang terlibat dalam penyusunan data inovasi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Seluma untuk memperkuat tata kelola inovasi daerah serta memastikan seluruh data inovasi yang diinput dapat memenuhi standar penilaian yang ditetapkan pemerintah pusat. Penyusunan data inovasi tersebut nantinya menjadi salah satu instrumen penting dalam mengukur kinerja pemerintah daerah, khususnya terkait efektivitas layanan publik dan pengembangan program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam arahannya, Arben Muktiar menekankan pentingnya konsistensi dan ketelitian seluruh perangkat daerah dalam melakukan input inovasi. Ia mengingatkan bahwa kualitas data akan menentukan hasil penilaian, sekaligus mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan terobosan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Input inovasi daerah merupakan instrumen penting untuk mengukur efektivitas program dan layanan publik. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah diharapkan dapat memastikan kelengkapan, akurasi, serta relevansi data yang disampaikan,” ujar Arben. Ia juga meminta agar setiap OPD dapat memaksimalkan koordinasi internal sehingga proses penyusunan data dapat berjalan lebih sistematis dan tepat waktu.

Dalam laporan yang disampaikan Balitbang Kabupaten Seluma, sejumlah perangkat daerah telah melakukan penginputan inovasi sesuai jadwal, namun masih terdapat beberapa OPD yang memerlukan pendampingan tambahan terkait kendala teknis maupun administratif. Balitbang menyoroti adanya inovasi yang belum dilengkapi dokumentasi pendukung, seperti deskripsi program, indikator keberhasilan, serta bukti implementasi di lapangan.

Balitbang juga menegaskan pentingnya koordinasi lintas-OPD untuk memastikan setiap inovasi yang dilaksanakan dapat terdata secara menyeluruh. Menurut mereka, banyak inovasi yang berjalan baik di lapangan namun belum masuk dalam sistem penilaian karena kurangnya komunikasi antarperangkat daerah. Untuk itu, mereka meminta setiap OPD menunjuk petugas khusus yang bertanggung jawab atas proses input data inovasi.

Rapat tersebut juga menghasilkan sejumlah keputusan tindak lanjut. Salah satu poin utamanya adalah percepatan penyempurnaan data inovasi oleh seluruh OPD. Pemerintah Kabupaten Seluma memberikan batas waktu tambahan agar seluruh perangkat daerah dapat melengkapi data yang masih kurang. Selain itu, akan dilakukan verifikasi internal terhadap beberapa inovasi yang dianggap memerlukan peninjauan lebih mendalam sebelum dikirimkan ke pemerintah pusat.

Balitbang bersama Sekretariat Daerah juga akan menyusun laporan akhir yang merangkum seluruh inovasi daerah, baik yang bersifat digital, pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, maupun inovasi sosial. Laporan ini nantinya akan menjadi dokumen resmi yang mewakili kinerja inovasi Kabupaten Seluma pada periode penilaian tahun berjalan.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Seluma menegaskan komitmennya untuk menghadirkan inovasi yang bukan hanya memenuhi persyaratan administrasi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dengan penyusunan data yang lebih tertib dan terukur, pemerintah daerah berharap dapat meningkatkan peringkat inovasi sekaligus memperkuat kultur inovatif di lingkungan birokrasi Seluma.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra