TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bengkulu, Victor Antonius Saragih Sidabutar, S.H., M.H., menerima kunjungan silaturahmi dari Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandenpom), Bapak Yudiansyah, di Kantor Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Rabu (9/7/2025). Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antarlembaga penegak hukum di wilayah Bengkulu, khususnya antara Kejaksaan dan TNI.
Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban dan semangat kebersamaan, Kajati Bengkulu menyambut hangat kedatangan Dandenpom beserta jajaran. Ia mengungkapkan rasa hormat dan terima kasih atas inisiatif dari Dandenpom dalam membangun komunikasi dan koordinasi lintas institusi. Menurutnya, sinergi antarpenegak hukum sangat penting dalam menciptakan stabilitas daerah serta menjaga supremasi hukum yang berkeadilan.
"Kami sangat mengapresiasi kunjungan ini. Hubungan kelembagaan yang kuat antara Kejaksaan dan TNI, khususnya Polisi Militer, merupakan kunci dalam menciptakan sistem hukum yang kokoh serta mendukung tata kelola pemerintahan yang baik," ujar Kajati Bengkulu dalam sambutannya.
Sementara itu, Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandenpom) Yudiansyah menyatakan bahwa kunjungannya ini bukan sekadar silaturahmi, namun juga sebagai bentuk komitmen TNI untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan aparat penegak hukum lainnya, termasuk Kejaksaan. Ia menyampaikan bahwa kolaborasi antara Kejaksaan dan Polisi Militer sangat diperlukan, terutama dalam penanganan perkara yang melibatkan unsur militer dan sipil.
“Kami berharap kunjungan ini menjadi langkah awal dari hubungan kerja sama yang lebih intensif ke depan. Kita memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga hukum dan keamanan di masyarakat,” ungkap Dandenpom Yudiansyah.
Kedua pihak juga berdiskusi mengenai beberapa hal strategis yang berkaitan dengan koordinasi antar-lembaga dalam menangani perkara yang bersinggungan antara hukum militer dan hukum umum. Mereka menekankan pentingnya keterbukaan informasi, saling menghormati kewenangan masing-masing institusi, serta komitmen terhadap penegakan hukum yang adil dan profesional.
Dalam suasana informal namun penuh makna, Kajati Bengkulu dan Dandenpom sepakat untuk membuka ruang komunikasi yang lebih luas. Termasuk di antaranya penyusunan rencana kerja bersama, peningkatan kapasitas personel melalui pelatihan dan sosialisasi hukum, serta pembentukan forum koordinasi lintas lembaga sebagai wadah untuk membahas permasalahan hukum yang kompleks di daerah.
Pertemuan tersebut turut menegaskan peran strategis kedua lembaga dalam mendukung terciptanya pemerintahan yang bersih, bebas dari praktik penyalahgunaan wewenang, serta berpihak pada kepentingan masyarakat. Keduanya juga berkomitmen untuk terus menjaga integritas institusi dan memastikan setiap proses hukum berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, kita dapat mencegah terjadinya tumpang tindih kewenangan dan mempercepat proses penyelesaian perkara,” kata Kajati.
Dandenpom pun menambahkan bahwa sinergi ini akan terus dijaga dan dikembangkan. Ia menekankan pentingnya menjalin hubungan yang tidak hanya bersifat formal, tetapi juga kekeluargaan, sehingga mampu menciptakan suasana kerja yang harmonis dan saling mendukung.
Kunjungan silaturahmi ini diakhiri dengan foto bersama dan penyerahan cenderamata sebagai simbol persahabatan dan komitmen bersama dalam menjalankan tugas negara. Momentum ini menjadi penegasan bahwa sinergi antarlembaga bukan hanya slogan, melainkan sebuah kebutuhan nyata dalam menjaga ketertiban, keadilan, dan keamanan bagi masyarakat Bengkulu.
Dengan adanya pertemuan seperti ini, diharapkan kerja sama antara Kejaksaan Tinggi Bengkulu dan Detasemen Polisi Militer semakin kuat dan berkelanjutan, demi terciptanya sistem hukum yang responsif, transparan, dan berintegritas.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra