TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><< Tim Penggerak PKK (TP PKK) Provinsi Bengkulu melakukan supervisi di Kabupaten Rejang Lebong, sebuah langkah penting dalam upaya evaluasi dan penguatan program PKK di tingkat kabupaten. Rombongan TP PKK Provinsi yang dipimpin oleh Koordinator Pokbin II PKK, Ny.Hj. Mariana, disambut dengan hangat oleh Wakil Ketua PKK Rejang Lebong, Ny. Indah Tri Wahyuni Hendra, di Gedung Dekranasda.
Kegiatan supervisi ini melibatkan berbagai aspek, termasuk pemeriksaan buku-buku kegiatan Pokja I-IV, serta peninjauan aktivitas juara I PKK tingkat kabupaten tahun 2023 yang terkait dengan pelaksanaan 10 program PKK.
Koordinator Pokbin II PKK Provinsi Bengkulu, Ny.Hj. Mariana, dalam sambutannya, mewakili Ketua TP PKK Provinsi Bengkulu, Derta Rohidin A.Kn., menyatakan tujuan kunjungan ini, "Kami berkunjung ke Rejang Lebong untuk mengevaluasi program kerja PKK sekaligus mengetahui permasalahan serta solusi di Kelurahan Air Bang. Kami juga mengimbau tim PKK dapat mengaktifkan semua dasa wisma yang ada di kelurahan, serta tim penggerak PKK memberi fasilitas hidroponik untuk percontohan kebun edukasi tim penggerak PKK di kabupaten."
Sementara itu, Wakil Ketua TP PKK Rejang Lebong, Ny. Indah Tri Wahyuni Hendra, menjelaskan bahwa kegiatan tahunan Sensus Mutu Eksekusi Program (SMEP) dilakukan untuk menyamakan data dari tingkat pusat hingga tingkat desa/kelurahan. SMEP ini juga bertujuan untuk penguatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) serta memperkuat keberadaan Kelompok Dasa Wisma sebagai garda terdepan Gerakan PKK.
Ny. Indah Tri Wahyuni juga memaparkan beberapa prestasi yang telah diraih oleh TP PKK Rejang Lebong, termasuk penghargaan Manggala Karya Kencana dari Kepala BKKBN pada Hari Keluarga Nasional 2023, juara II Lomba Paredi, dan juara II dalam program GAGAH.
"Kami berharap TP PKK Provinsi dapat memberikan masukan dan perbaikan untuk meningkatkan karya-karya PKK sebagai mitra pemerintah daerah," ujar Indah.
Sebelumnya, Camat Curup Tengah, Mardiana, SKM,MM, menjelaskan bahwa Curup Tengah telah berhasil mengoperasikan rumah pangan B2SA selama 3 bulan, yang berperan penting dalam upaya menurunkan angka stunting di wilayah tersebut. "Rumah pangan kita sudah 3 bulan beroperasi membantu anak-anak stunting. Saat ini sudah 50 anak mendapat tambahan gizi dari rumah pangan. Dalam 3 bulan ini, berat badan dan tinggi anak-anak stunting sudah mengalami perbaikan," ungkap Mardiana.
Tim supervisi TP PKK Provinsi Bengkulu juga menyaksikan kegiatan Posyandu, memberikan bantuan 2 karpet telur, dan 1 dus promina. Selain itu, mereka juga memantau warung PKK dan rumah sehat di wilayah Air Bang sebagai bagian dari evaluasi yang komprehensif.
Supervisi ini menjadi langkah penting dalam upaya perbaikan program PKK dan penguatan kerjasama antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam memajukan kesejahteraan masyarakat di Rejang Lebong.
Pewarta : Gunawan
Editing : Adi Saputra