TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Provinsi Bengkulu mendorong percepatan penyelesaian administrasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) agar program penguatan ekonomi masyarakat tersebut dapat segera memasuki tahap operasional. Salah satu langkah yang menjadi perhatian ialah mempercepat verifikasi dan validasi (verval) data di seluruh kabupaten dan kota.
Dorongan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, saat memimpin rapat koordinasi bersama jajaran Sekretaris Daerah kabupaten dan kota di ruang rapat Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, Kamis (15/10/2026). Pertemuan itu turut dihadiri Staf Khusus Menteri Koperasi Bidang Ekonomi Produktif dan Kreatif, Ambar Pertiwiningrum.
Agenda utama rapat adalah mengevaluasi perkembangan pembangunan fisik KDMP di berbagai wilayah Provinsi Bengkulu sekaligus mengidentifikasi tahapan yang perlu dipercepat agar koperasi dapat segera beroperasi.
Dalam pertemuan tersebut, Mian menyampaikan bahwa perkembangan pembangunan fisik Koperasi Desa Merah Putih di Provinsi Bengkulu memperoleh penilaian cukup baik untuk kawasan Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel).
Menurutnya, capaian itu merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak yang terlibat dalam mendukung pembangunan koperasi di daerah. Koordinasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, serta unsur terkait dinilai penting untuk menjaga kelancaran pelaksanaan program.
Mian menyebut penilaian tersebut merujuk pada hasil evaluasi Pangdam. Capaian yang telah diraih diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kinerja, terutama dalam memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan dan sasaran program.
“Realisasi pembangunan fisik KDMP di Provinsi Bengkulu, alhamdulillah, termasuk yang cukup baik di wilayah Sumbagsel berdasarkan hasil penilaian dari Pangdam,” ujar Mian.
Meski perkembangan fisik dinilai menggembirakan, pemerintah daerah tetap diminta memperhatikan tahapan administrasi yang menjadi bagian penting sebelum koperasi dapat menjalankan aktivitasnya.
Mian menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan KDMP tidak cukup hanya dilihat dari kesiapan bangunan. Kelengkapan data serta penyelesaian proses verifikasi dan validasi juga perlu menjadi prioritas agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih terarah.
Karena itu, pemerintah kabupaten dan kota diminta segera menuntaskan proses verval di wilayah masing-masing. Langkah tersebut diperlukan untuk mendukung kesiapan koperasi sebelum diluncurkan dan mulai memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pemerintah Provinsi Bengkulu, lanjut Mian, akan terus memantau sekaligus memberikan pendampingan terhadap perkembangan pembangunan fisik KDMP. Namun, percepatan pada tingkat daerah juga diperlukan agar proses persiapan tidak terhambat oleh persoalan administrasi.
“Pemerintah Provinsi terus memantau dan melakukan pendampingan pembangunan fisik. Namun, agar Kopdes Merah Putih ini bisa segera diluncurkan dan beroperasi, proses verifikasi dan validasi harus segera diselesaikan,” katanya.
Percepatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapan koperasi di tingkat desa dan kelurahan. Dengan persiapan yang matang, KDMP diharapkan mampu menjalankan fungsi ekonomi sesuai tujuan program serta membuka ruang bagi aktivitas usaha masyarakat.
Sementara itu, Ambar Pertiwiningrum mengungkapkan bahwa pembentukan tim verifikasi dan validasi masih menjadi pekerjaan yang perlu ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah di Provinsi Bengkulu.
Dari sembilan kabupaten dan satu kota yang ada di provinsi ini, baru Pemerintah Kota Bengkulu yang telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) untuk tim verval definitif.
“Dari sembilan kabupaten dan satu kota, baru Kota Bengkulu yang sudah memiliki SK Tim Verval definitif,” ungkap Ambar.
Informasi tersebut menjadi perhatian dalam koordinasi lintas pemerintahan, mengingat keberadaan tim yang ditetapkan secara resmi diperlukan untuk mendukung pelaksanaan tugas verifikasi dan validasi sesuai mekanisme yang berlaku.
Pemerintah kabupaten lainnya diharapkan segera menindaklanjuti pembentukan tim tersebut sehingga proses pemeriksaan dan pemutakhiran data dapat berjalan lebih terkoordinasi. Dengan demikian, persiapan operasional KDMP di setiap wilayah dapat terus didorong secara bersamaan.
Program Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari upaya mendukung agenda Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam memperkuat perekonomian masyarakat melalui pengembangan koperasi.
Di tingkat daerah, percepatan pembangunan dan penyelesaian administrasi menjadi langkah penting untuk memastikan program tidak berhenti pada tahap persiapan. Koperasi diharapkan dapat berkembang menjadi wadah kegiatan ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa dan kelurahan.
Melalui koordinasi yang melibatkan pemerintah provinsi, kabupaten, kota, serta Kementerian Koperasi, berbagai kendala dalam persiapan KDMP diharapkan dapat diidentifikasi dan ditangani secara bersama-sama.
Pemerintah Provinsi Bengkulu menaruh perhatian pada penyelesaian setiap tahapan agar pembangunan fisik yang telah berjalan dapat diikuti kesiapan administrasi dan kelembagaan. Dengan percepatan tersebut, pelaksanaan KDMP diharapkan semakin siap mendukung penguatan ekonomi kerakyatan di Bengkulu.
Ke depan, konsistensi koordinasi dan komitmen seluruh pemerintah daerah menjadi faktor penting untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan. Penyelesaian verval data dan pembentukan tim definitif di setiap daerah menjadi langkah yang perlu segera ditindaklanjuti agar proses menuju operasional koperasi tidak mengalami keterlambatan.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra