Skip to main content

Wagub Mian Dorong Percepatan Program MBG untuk Tekan Angka Stunting di Bengkulu

Wagub Mian Dorong Percepatan Program MBG untuk Tekan Angka Stunting di Bengkulu

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  >>><<<   Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menurunkan angka stunting di Provinsi Bengkulu. Penegasan tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Rembuk Stunting tingkat provinsi yang digelar di Hotel Madelin, Kota Bengkulu, pada Senin pagi (21/7/2025).

Acara yang bertujuan memperkuat sinergi antar-instansi dalam percepatan penanganan stunting itu dihadiri oleh Anggota DPR RI Eko Kurnia Ningsih, sejumlah kepala daerah dan wakil kepala daerah kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu, serta perwakilan instansi vertikal dan organisasi kemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Mian menyoroti urgensi penurunan stunting sebagai agenda nasional yang perlu dikawal secara serius di daerah. Ia menilai bahwa stunting tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga akan memengaruhi kualitas sumber daya manusia di masa depan.

“Saat ini, penanganan stunting tidak bisa hanya mengandalkan satu instansi saja. Harus ada kerja sama dan kolaborasi dari semua lini, termasuk pemerintah daerah, legislatif, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, dan juga masyarakat,” tegas Mian.

Salah satu program prioritas nasional yang dinilai Mian sangat strategis dalam menurunkan angka stunting adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang telah dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini menyasar anak-anak sekolah di seluruh Indonesia, dengan memberikan makanan sehat dan bergizi secara gratis setiap hari sekolah.

“Pak Prabowo telah menggagas terobosan besar lewat Program Makan Bergizi Gratis. Ini bukan hanya tentang makan, tetapi tentang masa depan generasi kita,” ujar Mian.

Lebih lanjut, Mian menjelaskan bahwa program MBG memiliki banyak manfaat ganda. Selain membantu meningkatkan asupan gizi bagi anak-anak usia sekolah, program ini juga diharapkan dapat mendongkrak ekonomi rakyat melalui pelibatan petani lokal, UMKM, serta penyedia jasa boga di daerah.

“Dampaknya tidak hanya pada gizi anak, tetapi juga pada pengurangan angka kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Karena bahan pangan akan disuplai dari produsen lokal, ini akan menciptakan efek domino positif,” terangnya.

Meski demikian, Mian menyayangkan masih lambatnya pelaksanaan program MBG di sejumlah kabupaten dan kecamatan. Ia menekankan bahwa percepatan implementasi program tersebut perlu segera dilakukan, terutama di wilayah-wilayah yang memiliki prevalensi stunting tinggi.

“Saat ini kita baru melihat pelaksanaan program MBG di wilayah perkotaan. Padahal kabupaten dan kecamatan juga punya kasus stunting yang tidak kalah serius. Saya minta tim percepatan stunting di daerah segera mengintegrasikan program MBG ini sebagai solusi konkrit,” imbuhnya.

Mian juga mengajak para kepala daerah untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, mengoptimalkan penggunaan anggaran stunting dari Dana Desa maupun APBD, serta memperkuat peran kader posyandu dan tenaga kesehatan di lini terdepan.

Sementara itu, Anggota DPR RI Eko Kurnia Ningsih yang turut hadir dalam kegiatan ini memberikan dukungan penuh terhadap upaya percepatan penurunan stunting di Provinsi Bengkulu. Ia mengatakan, pihak legislatif di tingkat pusat siap mengawal alokasi anggaran dan regulasi yang mendukung implementasi program-program gizi dan kesehatan anak.

“Kami di DPR akan terus mendorong agar anggaran untuk program kesehatan anak, termasuk MBG dan intervensi gizi lainnya, dapat ditingkatkan setiap tahun. Tidak boleh ada anak Indonesia yang mengalami kekurangan gizi karena lemahnya kebijakan,” ujar Eko.

Kegiatan Rembuk Stunting ini ditutup dengan penyampaian komitmen bersama antar kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu untuk mempercepat implementasi program penanganan stunting, termasuk Program MBG, serta mendorong pendekatan berbasis keluarga dan komunitas.

Dengan sinergi dan langkah konkret di lapangan, Pemerintah Provinsi Bengkulu menargetkan prevalensi stunting dapat ditekan secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan. Wagub Mian pun optimistis, melalui dukungan penuh seluruh elemen masyarakat dan program strategis dari pemerintah pusat, generasi Bengkulu ke depan akan tumbuh sehat, cerdas, dan tangguh.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra