Skip to main content

Wajah Baru Danau Dendam Tak Sudah, Harapan Baru Wisata Bengkulu

Wajah Baru Danau Dendam Tak Sudah, Harapan Baru Wisata Bengkulu

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Kabar menggembirakan datang bagi masyarakat Bengkulu dan para pecinta wisata alam. Destinasi andalan Kota Bengkulu, Danau Dendam Tak Sudah, dipastikan akan mendapatkan sentuhan pengembangan besar-besaran dari pemerintah pusat. Kawasan yang selama ini dikenal sebagai salah satu ikon wisata alam di Provinsi Bengkulu itu masuk dalam daftar prioritas penataan oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia pada tahun ini.

Langkah tersebut menjadi angin segar bagi dunia pariwisata di Bumi Merah Putih. Danau yang berada di Kecamatan Singaran Pati ini selama bertahun-tahun dikenal memiliki panorama alami yang memikat, namun belum sepenuhnya ditunjang fasilitas yang representatif. Dengan luas mencapai sekitar 68 hektare, kawasan ini menyimpan potensi besar yang dinilai belum tergarap secara maksimal.

Selama ini, Danau Dendam Tak Sudah kerap dijuluki sebagai “mutiara tersembunyi” Bengkulu. Lanskap perairannya yang tenang, dikelilingi vegetasi hijau dan udara yang sejuk, menjadikannya tempat favorit warga untuk bersantai. Namun, dari sisi infrastruktur, kawasan tersebut masih membutuhkan pembenahan agar mampu bersaing dengan destinasi unggulan lain di tingkat nasional.

Melalui program penataan terintegrasi, pemerintah pusat berencana melakukan pembaruan menyeluruh, mulai dari akses jalan, penataan kawasan tepian danau, hingga pembangunan fasilitas pendukung wisata. Konsep yang diusung tidak sekadar mempercantik tampilan, melainkan juga menekankan keseimbangan antara pengembangan dan pelestarian lingkungan.

Pengembangan ini dirancang agar tetap menjaga karakter alami danau sebagai kawasan ekologis. Diketahui, Danau Dendam Tak Sudah juga memiliki nilai konservasi karena menjadi habitat sejumlah flora dan fauna khas. Oleh sebab itu, proses pembangunan nantinya akan mempertimbangkan aspek keberlanjutan agar tidak merusak ekosistem yang telah lama terjaga.

Kolaborasi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Bengkulu menjadi kunci dalam merealisasikan proyek ini. Setelah tahapan pembangunan rampung, pengelolaan kawasan direncanakan akan dilimpahkan kepada Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pariwisata setempat. Skema ini diharapkan mampu memastikan pengelolaan berjalan optimal dan berkesinambungan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin, menyambut baik rencana tersebut. Ia menyampaikan optimisme bahwa pembenahan kawasan danau akan membawa dampak signifikan terhadap peningkatan kunjungan wisatawan. Menurutnya, momentum ini menjadi kesempatan emas untuk mengangkat kembali citra Danau Dendam Tak Sudah sebagai ikon kebanggaan daerah.

“Insyaallah realisasinya mulai tahun ini. Setelah pengelolaan diserahkan kepada pemerintah kota, kami akan memaksimalkan potensi yang ada agar benar-benar menjadi destinasi unggulan,” ujar Nina, Sabtu (28/2/2026).

Tak hanya berorientasi pada keindahan dan kenyamanan pengunjung, proyek ini juga diproyeksikan memberi efek domino terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Penataan kawasan akan membuka ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berkembang. Area kuliner, pusat cenderamata, hingga penyedia jasa wisata diharapkan tumbuh seiring meningkatnya arus kunjungan.

Selain itu, peluang lapangan kerja baru diperkirakan akan tercipta, baik pada tahap pembangunan maupun setelah kawasan beroperasi secara optimal. Kehadiran wisatawan dari luar daerah tentu akan mendorong aktivitas ekonomi yang lebih dinamis di sekitar kawasan danau.

Bagi warga Bengkulu, rencana ini menjadi simbol kebangkitan sektor pariwisata daerah. Danau Dendam Tak Sudah yang selama ini identik dengan keindahan alami yang sederhana, ke depan diharapkan tampil lebih tertata tanpa kehilangan pesona aslinya. Penataan yang matang diyakini mampu menjadikan kawasan ini sebagai destinasi ramah keluarga, tempat rekreasi edukatif, sekaligus ruang terbuka hijau yang membanggakan.

Dengan masuknya Danau Dendam Tak Sudah dalam prioritas pengembangan nasional, harapan besar pun disematkan. Masyarakat kini menantikan wajah baru danau legendaris tersebut — lebih modern, lebih nyaman, namun tetap berpijak pada prinsip kelestarian.

Jika seluruh rencana berjalan sesuai target, bukan tidak mungkin Danau Dendam Tak Sudah akan menjelma menjadi magnet wisata utama di Sumatera bagian barat. Bagi “adik sanak segalonyo”, bersiaplah menyambut transformasi destinasi kebanggaan Bengkulu ini dengan pesona yang semakin memukau.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra