TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>> Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, secara resmi memulai pembangunan Tangki Septik Skala Individual Perkotaan di Kelurahan Teluk Sepang, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, pada Kamis (14/8/2025). Kegiatan ini ditandai dengan prosesi ground breaking yang dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota, tokoh masyarakat, dan perwakilan warga penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Dedy menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata perhatian Pemerintah Kota Bengkulu terhadap kesehatan lingkungan dan kualitas hidup warganya. Sebanyak 272 Kepala Keluarga (KK) di Kelurahan Teluk Sepang akan mendapatkan fasilitas tangki septik individual yang dibangun langsung di rumah masing-masing.
“Pemerintah hadir bukan hanya membangun infrastruktur besar, tapi juga hal-hal yang menyentuh kehidupan sehari-hari warga. Pembangunan tangki septik ini diharapkan dapat meningkatkan budaya hidup bersih dan sehat, sekaligus mencegah pencemaran lingkungan,” ujar Dedy.
Program pembangunan tangki septik individual ini tidak hanya berfokus pada penyediaan fasilitas fisik, tetapi juga pada edukasi dan pembiasaan perilaku hidup bersih. Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat diharapkan mengelola limbah rumah tangga secara aman dan ramah lingkungan, sehingga potensi pencemaran tanah maupun sumber air dapat diminimalkan.
Selain itu, Dedy menegaskan bahwa langkah ini selaras dengan visi “Bengkulu BISA”Bersih, Indah, Sejuk, dan Aman—yang menjadi salah satu program prioritas Pemkot Bengkulu. Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.
“Lingkungan yang bersih berawal dari rumah. Mari kita biasakan tidak membuang sampah sembarangan, mengelola limbah dengan benar, dan menghidupkan kembali budaya gotong royong membersihkan lingkungan setiap minggu,” pesan Dedy kepada warga.
Ia juga mengingatkan, kebiasaan sederhana seperti membersihkan selokan, merapikan halaman, dan memilah sampah dapat berdampak besar pada kesehatan warga. Lingkungan yang terawat akan mengurangi risiko penyakit, memperbaiki kualitas udara, serta menciptakan suasana yang nyaman bagi semua.
Program pembangunan tangki septik individual ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengurangi praktik buang air besar sembarangan (BABS) dan meningkatkan akses sanitasi layak bagi masyarakat. Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu, masih terdapat wilayah yang belum sepenuhnya memiliki fasilitas pengelolaan limbah rumah tangga yang memenuhi standar kesehatan.
Pembangunan di Kelurahan Teluk Sepang ini menjadi tahap awal yang diharapkan dapat diperluas ke kelurahan lain di Kota Bengkulu. Dengan dukungan pendanaan dari anggaran pemerintah, proyek ini akan dikerjakan secara bertahap hingga seluruh keluarga penerima manfaat mendapatkan fasilitas yang sama.
Salah satu warga Teluk Sepang, Rina (39), menyampaikan apresiasinya terhadap program ini. Menurutnya, keberadaan tangki septik yang layak sangat penting bagi kesehatan keluarga. “Selama ini kami mengandalkan fasilitas seadanya. Dengan adanya bantuan dari pemerintah, kami merasa sangat terbantu, apalagi ini untuk kebaikan lingkungan juga,” ungkapnya.
Sementara itu, Lurah Teluk Sepang, Andi Saputra, menambahkan bahwa pihak kelurahan akan mendukung penuh pelaksanaan program ini, termasuk dalam hal sosialisasi dan pembinaan warga. “Kami akan mengajak warga untuk bersama-sama menjaga dan memanfaatkan fasilitas ini sebaik mungkin, karena manfaatnya bukan hanya untuk keluarga, tapi untuk lingkungan secara keseluruhan,” ujarnya.
Pemerintah Kota Bengkulu juga akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk memastikan seluruh tangki septik berfungsi dengan baik dan digunakan sesuai peruntukannya. Hal ini diharapkan dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam mewujudkan Kota Bengkulu yang lebih sehat, bersih, dan nyaman untuk ditinggali.
Dengan dimulainya pembangunan tangki septik skala individual ini, Pemkot Bengkulu berharap kesadaran masyarakat tentang pentingnya sanitasi yang baik semakin meningkat, sehingga kualitas hidup warga dapat terjaga dan lingkungan tetap lestari.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra