Skip to main content

Wali Kota Bengkulu Tinjau Groundbreaking Jembatan Pekan Sabtu: Solusi Atasi Banjir Bertahun-tahun

Wali Kota Bengkulu Tinjau Groundbreaking Jembatan Pekan Sabtu: Solusi Atasi Banjir Bertahun-tahun

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>   Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, meninjau langsung kegiatan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan jembatan baru di RT 13 RW 05, Kelurahan Pekan Sabtu, Kecamatan Selebar, Rabu (9/7). Kegiatan ini menandai dimulainya proyek infrastruktur penting yang ditujukan untuk mengatasi permasalahan banjir yang selama ini meresahkan warga setempat.

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota Dedy didampingi oleh Anggota DPRD Kota Bengkulu, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Bengkulu Tony Elfian, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu Noprisman, serta Lurah Pekan Sabtu. Kehadiran sejumlah pejabat tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah kota dalam merespons keluhan masyarakat.

Dedy Wahyudi dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan langkah konkret Pemerintah Kota Bengkulu dalam menjawab persoalan banjir yang selama ini kerap melanda kawasan tersebut, terutama saat curah hujan tinggi. Ia menyebut bahwa penyebab utama banjir di wilayah itu adalah penyempitan gorong-gorong yang terletak di lorong jembatan.

“Sudah lama masyarakat menyuarakan keluhan mengenai banjir di sini, dan pemerintah tidak tinggal diam. Setelah kami kaji, ternyata penyebab utamanya adalah gorong-gorong yang terlalu kecil sehingga tidak mampu menampung debit air saat hujan deras. Hari ini kita mulai pembangunan jembatan baru yang akan menjadi solusi jangka panjang,” ujar Dedy.

Proyek pembangunan jembatan tersebut dialokasikan anggaran sebesar Rp1,3 miliar dan dikerjakan oleh Dinas PUPR Kota Bengkulu. Menurut Dedy, proses pembangunan akan berlangsung cukup intensif dan memerlukan waktu karena medan yang menantang serta pentingnya memastikan kualitas konstruksi.

Ia menegaskan bahwa jembatan baru ini tidak hanya akan memperlancar aliran air untuk mencegah banjir, tetapi juga akan meningkatkan konektivitas dan mobilitas warga di wilayah Kelurahan Pekan Sabtu.

“Ini bukan proyek kecil. Ini investasi jangka panjang untuk kenyamanan dan keselamatan warga. Harapan kita, setelah jembatan ini selesai, warga tidak lagi dihantui rasa cemas setiap kali hujan turun,” katanya.

Dedy juga mengingatkan warga untuk tidak hanya bergantung pada upaya pemerintah, tetapi juga turut serta dalam menjaga keberlangsungan lingkungan, khususnya dengan tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air atau siring.

“Setelah jembatan ini selesai, aliran air akan lancar. Tapi kalau masyarakat masih membuang sampah ke siring, ya sama saja. Mari kita jaga bersama lingkungan ini. Pemerintah sudah mendengar aspirasi masyarakat, sekarang masyarakat juga harus membantu dengan menjaga kebersihan,” pesan Dedy.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan, khususnya melalui kepatuhan terhadap kewajiban membayar pajak. Ia menyebut bahwa sebagian anggaran pembangunan jembatan ini berasal dari dana pusat, namun sebagian lainnya berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), termasuk dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“Pajak yang dibayar oleh masyarakat, seperti PBB, sangat berperan dalam membiayai pembangunan seperti ini. Kalau masyarakat tidak patuh bayar pajak, dari mana kita dapat dana untuk bangun jembatan, jalan, dan fasilitas umum lainnya?” ujarnya.

Oleh karena itu, Wali Kota mengimbau masyarakat yang belum menunaikan kewajiban pajaknya agar segera melakukan pembayaran. “Bagi warga yang belum melunasi PBB, kami mohon agar segera dibayarkan. Ini demi kebaikan bersama,” tutupnya.

Kehadiran Dedy Wahyudi langsung di lokasi pembangunan jembatan menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah terus bergerak aktif dalam mendengarkan dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Dengan pembangunan ini, diharapkan tidak hanya menjadi solusi terhadap banjir yang kerap terjadi, tetapi juga sebagai pemicu peningkatan kualitas infrastruktur di kawasan pinggiran kota.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra