Skip to main content

Walikota Bengkulu Ajak Warga Ramaikan Mega Mal Lewat Senam Bersama dan Lomba Sehat

Walikota Bengkulu Ajak Warga Ramaikan Mega Mal Lewat Senam Bersama dan Lomba Sehat

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Dalam upaya menghidupkan kembali aktivitas pusat perbelanjaan Mega Mal sebagai salah satu ikon ekonomi Kota Bengkulu, Camat Ratu Samban bersama jajaran Pemerintah Kota Bengkulu menggelar kegiatan senam bersama yang berlangsung meriah, Jumat pagi (25/7/2025).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi bersama istri, Dian Fitriani Wahyudi, serta diikuti oleh Asisten II Sehmi, para staf ahli walikota, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, dan anggota Tim Penggerak PKK Kota Bengkulu.

Senam massal yang digelar di pelataran Mega Mal ini menjadi bagian dari rangkaian upaya Pemerintah Kota Bengkulu dalam mempromosikan kembali fungsi dan eksistensi Mega Mal, yang saat ini status pengelolaannya tengah berada dalam masa transisi.

Dalam sambutannya, Walikota Dedy Wahyudi mengungkapkan alasan dipilihnya lokasi senam di Mega Mal. Menurutnya, selain sebagai bentuk promosi, kegiatan ini juga menjadi simbol kebangkitan kembali pusat perbelanjaan yang sempat tidak aktif.

“Senam pagi ini sengaja kita laksanakan di Mega Mal karena sekarang aset ini sedang dikelola bersama antara Pemerintah Kota Bengkulu dan Kejaksaan Tinggi. Kita ingin tempat ini kembali hidup dan ramai dikunjungi. Insya Allah, setelah seluruh proses hukum dan administrasi selesai, Mega Mal akan menjadi aset penuh milik Pemkot Bengkulu,” jelas Dedy.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya ini, tidak hanya dengan menghadiri kegiatan semacam ini, tetapi juga dengan berbelanja dan menghidupkan ekonomi di lokasi tersebut.

Senada dengan itu, Asisten II Pemkot Bengkulu, Sehmi, menyampaikan ajakan khusus kepada para ASN dan warga Kota Bengkulu untuk mulai mengalihkan aktivitas belanja ke pusat perbelanjaan resmi seperti Mega Mal dan Pasar Tradisional Modern (PTM).

“Pak Walikota sedang berjuang keras agar tidak ada lagi aktivitas perdagangan liar di badan jalan atau trotoar. Untuk itu, mari kita tunjukkan dukungan dengan belanja di tempat-tempat yang disediakan pemerintah, seperti Mega Mal dan PTM, yang masih banyak unit kios kosong dan siap digunakan,” terang Sehmi.

Tak hanya kegiatan senam bersama, acara pagi itu juga dimeriahkan dengan lomba senam kreasi yang mengusung tema “Bengkulu Bisa, Bengkulu Peduli Sehat”. Lomba ini melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk warga Kelurahan Belakang Pondok Kecamatan Ratu Samban.

Antusiasme peserta tampak tinggi. Lomba senam yang berlangsung semarak ini juga diselingi dengan pembagian doorprize menarik yang merupakan persembahan langsung dari Walikota Bengkulu. Hadiah-hadiah tersebut menambah semangat peserta dan warga yang hadir.

Tak hanya berolahraga, kegiatan juga dilengkapi dengan aksi sosial seperti donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis yang dibuka untuk umum. Warga pun menyambut baik kesempatan tersebut, memanfaatkan layanan kesehatan dan menunjukkan kepedulian sosial mereka lewat donor darah.

Kegiatan ini menjadi bukti konkret sinergi antara pemerintah daerah, aparat kelurahan, dan masyarakat dalam menghidupkan kembali ruang publik dan fasilitas ekonomi yang sempat tidak aktif. Diharapkan, dengan adanya kolaborasi seperti ini, Mega Mal dapat kembali menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat kota.

Lebih jauh, Camat Ratu Samban yang menjadi penggagas kegiatan ini menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Walikota dan seluruh jajaran. Ia berharap kegiatan ini bisa menjadi pemicu bagi kegiatan serupa ke depan demi mendukung perputaran ekonomi lokal.

“Ini bukan hanya soal senam atau lomba, ini tentang bagaimana kita membangkitkan kembali denyut nadi ekonomi Kota Bengkulu. Ketika Mega Mal hidup, maka UMKM tumbuh, lapangan kerja terbuka, dan pendapatan masyarakat meningkat,” tutup Camat.

Dengan berbagai upaya seperti ini, Pemerintah Kota Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kota yang sehat, aktif, dan berdaya secara ekonomi.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra