TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, terus menunjukkan komitmennya dalam membangun Kota Bengkulu agar semakin maju dan dikenal luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Keseriusan tersebut tampak saat dirinya melakukan audiensi dengan Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Bengkulu, Fery Erawan, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kantor BPBPK, Rabu (27/8/2025).
Menurut Dedy, pembangunan Kota Bengkulu tidak mungkin hanya mengandalkan APBD semata. Dukungan pemerintah pusat dan sinergi lintas lembaga menjadi kunci agar program pembangunan dapat terealisasi secara maksimal.
“Saya memang sengaja meluangkan waktu untuk bertemu dengan Pak Fery dan jajaran. Karena membangun Kota Bengkulu butuh support banyak pihak, terutama pemerintah pusat. Apalagi saat ini banyak program presiden yang dikucurkan melalui Instruksi Presiden (Inpres). Jadi kami ingin menyinergikan penataan kawasan agar sesuai dengan arah pembangunan nasional,” jelas Dedy.
Fokus pada Kawasan Wisata Ikonik
Dalam pertemuan tersebut, Dedy menyoroti pentingnya percepatan pembangunan kawasan wisata unggulan Kota Bengkulu, khususnya Pantai Panjang dan Danau Dendam Tak Sudah (DDTS). Keduanya memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata yang mampu mendongkrak ekonomi daerah.
“Pantai Panjang ini istimewa, karena merupakan salah satu pantai terpanjang di Indonesia. Tahap pertama pembangunan sudah dilakukan BPBPK, dan ke depan kami berharap program itu bisa berlanjut,” ungkapnya.
Selain Pantai Panjang, Dedy juga mengusulkan agar pembangunan kawasan DDTS dapat diteruskan. Menurutnya, Danau Dendam Tak Sudah tidak hanya indah dari sisi panorama, tetapi juga memiliki nilai ekologi dan sejarah yang sangat penting bagi masyarakat Bengkulu.
“Insya Allah pembangunan lanjutan DDTS bisa terealisasi pada 2026. Tadi juga sudah kami bahas bersama Pak Fery,” katanya optimis.
Pembangunan Infrastruktur Penunjang
Tidak hanya membahas sektor wisata, audiensi ini juga menyentuh sejumlah pembangunan strategis lainnya. Mulai dari sistem penyediaan air minum (SPAM) regional, revitalisasi pasar, hingga pembangunan sekolah dan fasilitas publik lainnya.
“Atas nama pemerintah kota dan masyarakat Bengkulu, kami sangat berharap dukungan penuh dari BPBPK. Misalnya pembangunan pasar yang besar, Insya Allah bisa dibantu melalui program pusat. Sedangkan untuk pasar-pasar kecil tetap kita upayakan dari APBD,” papar Dedy.
Menurut Dedy, dengan adanya pembangunan infrastruktur penunjang, wajah Kota Bengkulu akan semakin tertata. Hal ini penting untuk menciptakan kenyamanan warga sekaligus meningkatkan daya tarik wisata.
Target Bengkulu di Level Internasional
Lebih jauh, Dedy menegaskan visinya menjadikan Bengkulu sebagai kota tujuan wisata berskala internasional. Dengan kekayaan alam, sejarah, dan budaya yang dimiliki, ia yakin Bengkulu mampu bersaing dengan destinasi populer lainnya di Indonesia.
“Bengkulu punya wisata alam yang luar biasa. Dari Pantai Panjang, Danau Dendam Tak Sudah, hingga wisata sejarah seperti Benteng Marlborough dan Rumah Pengasingan Bung Karno. Bahkan penjahit Sang Saka Merah Putih, Ibu Fatmawati, adalah putri Bengkulu. Potensi ini harus kita dorong agar lebih dikenal dunia,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa akses menuju Bengkulu kini semakin terbuka. Penerbangan dari Jakarta hanya memakan waktu satu jam, sementara pembangunan jalan tol terus diperjuangkan pemerintah provinsi agar segera terealisasi.
Dukungan dari BPBPK
Sementara itu, Kepala BPBPK Bengkulu, Fery Erawan, menegaskan pihaknya siap bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan kota. Menurutnya, sejumlah usulan yang disampaikan Walikota sudah masuk dalam rencana tindak lanjut dan akan dikaji lebih detail sebelum tahap pelaksanaan.
“Pertemuan ini sangat penting untuk menyatukan arah pembangunan. Terkait Pantai Panjang dan DDTS, memang ada beberapa hal yang perlu direview terlebih dahulu, tapi usulan tersebut sudah masuk dalam daftar. Insya Allah pada 2026 bisa dilanjutkan,” jelas Fery.
Ia juga menyambut baik visi Walikota menjadikan Bengkulu sebagai destinasi wisata internasional. Dengan kolaborasi yang kuat antara pusat dan daerah, Fery optimis pembangunan di Bengkulu dapat berjalan lebih cepat dan terarah.
Harapan Bersama
Audiensi ini menjadi langkah awal penguatan sinergi pembangunan Kota Bengkulu. Harapannya, berbagai proyek yang telah dibahas dapat segera diwujudkan sehingga memberi dampak langsung bagi masyarakat.
“Intinya kita ingin agar Bengkulu semakin maju, tertata, dan terkenal. Dengan sinergi bersama pemerintah pusat, saya yakin target itu bisa kita capai,” tutup Dedy.
Pewarta : AMG
Editing : Adi Saputra