TEROPONGPUBLIK.CI.ID – Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan melalui Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Yasman, M.Pd., M.KM., mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap dampak kabut asap yang berpotensi mengganggu kesehatan, khususnya meningkatkan risiko penyakit pada saluran pernapasan.
Imbauan ini disampaikan sebagai langkah antisipasi untuk melindungi masyarakat dari paparan asap yang dapat memicu iritasi mata, hidung dan tenggorokan, batuk, sesak napas, serta memperburuk kondisi penderita penyakit pernapasan.
Yasman mengingatkan bahwa kelompok rentan, seperti bayi dan anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki riwayat penyakit paru-paru dan jantung, perlu mendapatkan perhatian khusus karena lebih berisiko mengalami gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi kabut asap semakin pekat. Jika terpaksa beraktivitas di luar rumah, gunakan masker yang sesuai dan upayakan menghindari paparan asap secara langsung,” imbaunya.
Selain itu, masyarakat diminta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, memperbanyak minum air putih, menutup pintu dan jendela saat asap masuk ke lingkungan permukiman, serta menjaga kualitas udara di dalam rumah.
Yasman juga mengingatkan masyarakat agar segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami keluhan seperti batuk berkepanjangan, sesak napas, nyeri dada, atau gangguan pernapasan lainnya.
“Jangan mengabaikan gejala yang muncul. Apabila mengalami sesak napas berat atau kondisi kesehatan memburuk, segera cari pertolongan medis,” tegasnya.
Melalui imbauan ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama melakukan langkah pencegahan guna meminimalkan dampak kabut asap terhadap kesehatan.
**Kesehatan masyarakat adalah prioritas. Tetap waspada, lindungi diri dan keluarga, serta segera mencari pertolongan medis jika mengalami gangguan pernapasan.**