TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bengkulu, Victor Antonius Saragih Sidabutar, SH., MH, melakukan kunjungan resmi ke Gubernur Provinsi Bengkulu, Helmi Hasan, di Kantor Gubernur Bengkulu. Dalam kunjungan tersebut, Kajati didampingi oleh Asisten Intelijen, Kabag Tata Usaha, dan Kasi Penkum Kejati Bengkulu. Pertemuan ini bertujuan mempererat koordinasi antara lembaga penegak hukum dan pemerintah daerah demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Dalam suasana pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, Kajati Bengkulu menyampaikan komitmen institusinya untuk terus mendukung langkah-langkah strategis Pemerintah Provinsi Bengkulu, terutama dalam pengawasan terhadap pengelolaan anggaran dan pemberantasan korupsi.
"Sinergi antara Kejaksaan dan pemerintah daerah sangat penting dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan melayani masyarakat dengan baik. Kami siap mendampingi serta memberikan penguatan hukum demi keberlangsungan pembangunan yang berintegritas," tegas Victor Sidabutar.
Sementara itu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyambut baik kedatangan Kajati dan jajaran. Ia menilai kerja sama lintas lembaga ini sangat penting dalam menjaga integritas birokrasi sekaligus mendukung percepatan pembangunan di berbagai sektor.
"Kami meyakini bahwa keberhasilan pembangunan sangat erat kaitannya dengan penegakan hukum yang kuat. Dukungan dari Kejaksaan Tinggi sangat kami apresiasi dalam menciptakan sistem pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab," ujar Helmi Hasan.
Selain mempererat silaturahmi dan koordinasi, pertemuan ini juga membahas sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan pembangunan daerah. Di antaranya adalah pengawasan terhadap pelaksanaan proyek-proyek infrastruktur, pendampingan hukum terhadap kegiatan pemerintah, serta peningkatan pemahaman aparatur sipil negara mengenai regulasi dan aspek hukum administrasi.
Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan sinergi berkelanjutan antara Kejaksaan dan Pemerintah Provinsi Bengkulu, sehingga mampu mencegah potensi penyimpangan sejak dini serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan pendekatan pencegahan dan penguatan hukum, diharapkan setiap program pembangunan dapat berjalan tepat sasaran, efisien, dan bebas dari praktik korupsi.
Pertemuan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam membangun Bengkulu yang lebih baik melalui tata kelola pemerintahan yang bersih dan berlandaskan supremasi hukum.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra