TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bengkulu, Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., melaksanakan kegiatan Jumat Keliling di Masjid Agung Sultan Abdullah, Jalan Desa Dabi, Kabupaten Lebong. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat melalui pendekatan keagamaan serta komunikasi langsung dengan warga.
Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polda Bengkulu itu menunjukkan bahwa membangun keamanan tidak cukup hanya melalui penegakan hukum. Kedekatan emosional, komunikasi yang terbuka, dan kepercayaan masyarakat juga menjadi unsur penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.
Program Jumat Keliling menjadi kesempatan bagi jajaran kepolisian untuk menjalin silaturahmi dengan masyarakat di berbagai wilayah. Melalui kegiatan tersebut, Polri dapat membangun hubungan yang lebih dekat dengan warga sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Perkuat Silaturahmi dan Komunikasi dengan Masyarakat
Pelaksanaan Jumat Keliling di Kabupaten Lebong tidak sekadar menjadi agenda ibadah bersama. Kegiatan ini juga mencerminkan pentingnya membangun komunikasi dua arah antara aparat kepolisian dan masyarakat.
Interaksi langsung di lingkungan masjid memberikan ruang bagi kepolisian untuk mempererat hubungan sosial dengan warga. Pendekatan semacam ini diharapkan mampu menciptakan suasana yang lebih terbuka sehingga masyarakat merasa nyaman untuk menyampaikan aspirasi, masukan, maupun persoalan yang berkaitan dengan keamanan di lingkungan mereka.
Hubungan yang terjalin dengan baik antara polisi dan masyarakat merupakan salah satu modal penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian. Dengan komunikasi yang berjalan secara berkesinambungan, berbagai persoalan di tengah masyarakat diharapkan dapat diketahui lebih awal dan ditangani melalui langkah yang tepat.
Kehadiran Polri di tengah aktivitas masyarakat juga menjadi bentuk pelayanan yang mengedepankan sisi humanis. Polisi tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga berupaya membangun hubungan sosial yang positif dalam kehidupan sehari-hari.
Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan dan Kamtibmas
Dalam membangun lingkungan yang aman, keterlibatan masyarakat memiliki peran yang tidak kalah penting. Karena itu, semangat kebersamaan antara kepolisian, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen warga perlu terus dipelihara.
Kerukunan sosial menjadi fondasi penting untuk mencegah munculnya konflik serta menjaga kehidupan masyarakat tetap harmonis. Perbedaan pandangan maupun latar belakang hendaknya tidak menjadi penghalang untuk bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang damai.
Melalui kegiatan keagamaan dan silaturahmi seperti Jumat Keliling, hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat diharapkan semakin erat. Sinergi tersebut dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan, penyampaian informasi yang bertanggung jawab, serta partisipasi aktif dalam menjaga ketertiban di wilayah masing-masing.
Masyarakat juga memiliki peran strategis dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif. Kesadaran untuk saling menghormati, menjaga toleransi, dan menyelesaikan persoalan secara bijaksana menjadi bagian penting dari upaya bersama tersebut.
Pendekatan Humanis untuk Membangun Kepercayaan
Kegiatan yang dipimpin Kapolda Bengkulu ini menegaskan pentingnya pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Kepercayaan masyarakat tidak hanya dibangun melalui tindakan penegakan hukum, tetapi juga melalui sikap terbuka, kepedulian, dan kesediaan mendengarkan kebutuhan warga.
Dengan hadir langsung di tengah masyarakat, kepolisian memiliki kesempatan untuk memahami kondisi sosial di daerah sekaligus memperkuat hubungan kemitraan yang telah terbangun.
Langkah tersebut sejalan dengan kebutuhan pelayanan kepolisian yang responsif dan dekat dengan masyarakat. Hubungan yang harmonis diharapkan dapat mendorong warga untuk turut berpartisipasi dalam menjaga keamanan serta melaporkan potensi gangguan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Jumat Keliling di Masjid Agung Sultan Abdullah, Kabupaten Lebong, menjadi salah satu momentum untuk memperkuat pesan bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama.
Melalui silaturahmi yang berkelanjutan, Polda Bengkulu diharapkan semakin dekat dengan masyarakat di berbagai wilayah. Sinergi antara kepolisian dan warga pun diharapkan terus tumbuh demi terwujudnya Provinsi Bengkulu yang aman, damai, harmonis, dan kondusif.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra