Skip to main content

Kapolda Bengkulu Tinjau Langsung Seleksi CAT Akpol 2026, Pastikan Proses Transparan dan Profesional

Kapolda Bengkulu Tinjau Langsung Seleksi CAT Akpol 2026, Pastikan Proses Transparan dan Profesional

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  – Kapolda Bengkulu, Mardiyono, melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) Akademik dalam rangka penerimaan calon Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026, Kamis (7/5/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Bengkulu yang berada di Jalan Bali, Kampung Bali, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu.

Kunjungan Kapolda Bengkulu itu dilakukan sebagai bentuk pengawasan sekaligus memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai aturan yang telah ditetapkan Mabes Polri. Dalam kegiatan tersebut, Kapolda turut didampingi sejumlah pejabat utama di lingkungan Polda Bengkulu, di antaranya Irwasda Polda Bengkulu, Karo SDM Polda Bengkulu, serta Dirpamobvit Polda Bengkulu.

Pelaksanaan CAT Akademik menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penerimaan calon anggota Polri, khususnya bagi peserta yang mengikuti seleksi masuk Akademi Kepolisian. Sistem Computer Assisted Test diterapkan guna menjamin proses ujian berlangsung lebih modern, objektif, dan minim intervensi.

Kapolda Tegaskan Prinsip BETAH Harus Dijalankan

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda Bengkulu mengecek secara langsung ruang ujian, sistem pelaksanaan tes, hingga kesiapan panitia seleksi. Ia memastikan seluruh proses seleksi mengedepankan prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.

Menurut Kapolda, penerapan prinsip tersebut menjadi komitmen Polri dalam menciptakan proses rekrutmen yang berkualitas serta bebas dari praktik kecurangan. Dengan sistem CAT, hasil ujian peserta dapat diketahui secara langsung sehingga transparansi nilai lebih terjamin.

Selain memantau pelaksanaan ujian, Kapolda juga memberikan arahan kepada panitia dan personel pengawas agar menjalankan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan pentingnya menjaga integritas selama proses penerimaan berlangsung.

“Seluruh tahapan seleksi harus dilakukan secara objektif dan profesional sehingga nantinya dapat menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat,” ujar Kapolda dalam arahannya kepada panitia seleksi.

Seleksi Akpol Jadi Upaya Mencetak SDM Polri Berkualitas

Penerimaan Taruna dan Taruni Akpol setiap tahunnya memang menjadi perhatian serius institusi Polri. Seleksi yang ketat dilakukan untuk menjaring sumber daya manusia terbaik yang nantinya akan menjadi perwira Polri di masa depan.

Dengan adanya pengawasan langsung dari pimpinan daerah, diharapkan seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan rasa percaya diri tanpa khawatir adanya praktik tidak adil dalam proses seleksi. Sistem CAT dinilai mampu memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh peserta berdasarkan kemampuan akademik masing-masing.

Suasana pelaksanaan ujian di Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Bengkulu tampak berjalan tertib dan lancar. Para peserta mengikuti tahapan tes dengan disiplin sesuai aturan yang telah ditentukan panitia.

Polda Bengkulu sendiri menegaskan bahwa proses penerimaan anggota Polri tidak dipungut biaya apa pun. Masyarakat juga diimbau untuk tidak percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu karena seluruh proses dilakukan secara murni berdasarkan kemampuan peserta.

Komitmen Polda Bengkulu Wujudkan Rekrutmen Modern

Kegiatan pengecekan yang dilakukan Kapolda Bengkulu menjadi bagian dari komitmen institusi dalam membangun sistem rekrutmen Polri yang modern, transparan, dan terpercaya. Pengawasan langsung pimpinan diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses penerimaan anggota Polri.

Melalui proses seleksi yang bersih dan profesional, Polri berharap dapat melahirkan generasi perwira muda yang memiliki kompetensi, loyalitas, serta dedikasi tinggi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pewarta: Amg

Editing: Adi Saputra