TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<>> Kehadiran pasukan elite TNI Angkatan Darat, Komando Pasukan Khusus (Kopassus), di Provinsi Bengkulu menjadi perhatian besar masyarakat. Berbagai rangkaian latihan militer yang digelar selama beberapa hari ke depan dipastikan menghadirkan atraksi menarik sekaligus edukatif bagi warga.
Ketua DPRD Kota Bengkulu, Herimanto, mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan langka tersebut dengan menyaksikan langsung berbagai demonstrasi kemampuan prajurit Kopassus yang saat ini tengah melaksanakan latihan di sejumlah lokasi strategis di Bengkulu.
Ajakan itu disampaikan Herimanto saat menghadiri kegiatan latihan penerjunan taktis dan free fall yang berlangsung di kawasan Jembatan Layang Danau Dendam Tak Sudah, Senin (22/6/2026). Kegiatan tersebut juga menjadi salah satu agenda yang menarik perhatian masyarakat karena menampilkan kemampuan terjun payung para prajurit dari satuan elite TNI AD.
Menurut Herimanto, latihan yang dilakukan Kopassus bukan sekadar kegiatan internal militer, tetapi juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk melihat secara langsung profesionalisme serta kesiapan pasukan dalam menjalankan berbagai tugas negara.
“Kegiatan seperti ini sangat jarang dilaksanakan di Bengkulu. Masyarakat tentu memiliki kesempatan berharga untuk melihat langsung kemampuan prajurit Kopassus dalam menjalankan berbagai operasi dan tugas khusus,” ujar Herimanto.
Dalam kesempatan itu, Herimanto turut menyaksikan aksi penerjunan yang dilakukan para personel Kopassus bersama sejumlah pejabat daerah. Hadir pula Wakil Gubernur Bengkulu Mian, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tingkat provinsi maupun kota, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah dari lingkungan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Bengkulu.
Menjadi Tontonan Edukatif bagi Masyarakat
Herimanto menilai kehadiran Kopassus di Bengkulu memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Selain menghadirkan tontonan yang menarik, latihan tersebut juga dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air dan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai peran TNI dalam menjaga kedaulatan negara.
Ia mengatakan, kemampuan yang ditunjukkan pasukan Kopassus merupakan hasil dari latihan yang panjang, disiplin tinggi, dan dedikasi luar biasa dalam menjalankan tugas negara.
“Ini bukan hanya hiburan, tetapi juga edukasi. Masyarakat bisa mengetahui bagaimana kemampuan prajurit kita dalam menghadapi berbagai situasi dan tantangan di lapangan,” katanya.
Rangkaian latihan Kopassus di Bengkulu masih akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan. Berbagai skenario latihan telah disiapkan untuk menunjukkan kemampuan operasional pasukan khusus yang selama ini dikenal memiliki standar pelatihan tinggi.
Puncak Latihan Digelar di Kantor Gubernur
Berdasarkan jadwal yang telah disusun, pada Selasa (23/6/2026) para prajurit Kopassus akan kembali melaksanakan latihan penerjunan taktis di kawasan Bandar Udara Fatmawati Soekarno Bengkulu.
Sementara itu, agenda yang paling dinantikan masyarakat adalah simulasi pembebasan sandera yang akan menjadi puncak seluruh rangkaian latihan. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis (25/6/2026) di kawasan Kantor Gubernur Bengkulu.
Simulasi ini diperkirakan akan menampilkan berbagai kemampuan taktis personel Kopassus, mulai dari perencanaan operasi, infiltrasi, penyelamatan sandera, hingga pengamanan wilayah. Atraksi tersebut dipastikan menjadi daya tarik tersendiri karena jarang dapat disaksikan secara langsung oleh masyarakat umum.
Herimanto berharap warga Bengkulu dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk menyaksikan secara langsung kemampuan pasukan elite kebanggaan Indonesia.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, tetapi juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi Bengkulu yang dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan latihan berskala besar tersebut.
“Jangan sampai melewatkan kesempatan ini. Kita bisa melihat langsung bagaimana profesionalisme dan kesiapan prajurit Kopassus dalam menjalankan misi-misi penting. Ini menjadi pengalaman yang berharga bagi masyarakat Bengkulu,” tutup Herimanto.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra