Skip to main content

Ketua DPRD Kota Bengkulu Pimpin Rapat Banggar Bahas Raperda RAPBD 2026

Ketua DPRD Kota Bengkulu Pimpin Rapat Banggar Bahas Raperda RAPBD 2026

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>   Ketua DPRD Kota Bengkulu, Herimanto, memimpin langsung rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Bengkulu dalam rangka pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Ratu Agung DPRD Kota Bengkulu pada Sabtu (22/11) dan dihadiri oleh seluruh unsur pimpinan OPD.

Dalam kesempatan itu, TAPD yang diketuai oleh Penjabat Sekretaris Daerah, Tony Elfian, memaparkan secara menyeluruh struktur anggaran yang diusulkan pemerintah daerah untuk tahun mendatang. Tony menekankan bahwa proses penyusunan RAPBD 2026 dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi fiskal daerah, prioritas pembangunan, serta komitmen pemerintah untuk meningkatkan pelayanan publik.

Menurut Tony, setiap perangkat daerah telah diminta menyajikan data dan program secara lebih rinci sehingga belanja daerah dapat disusun tepat sasaran. “Tahun 2026 kita ingin memastikan seluruh program benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Karena itu, setiap anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan dan memiliki indikator keberhasilan yang jelas,” ujarnya dalam rapat.

Ketua DPRD, Herimanto, menyampaikan bahwa Banggar berkomitmen melakukan pembahasan secara transparan dan mendalam. Ia menegaskan bahwa dewan tidak hanya berperan dalam menerima usulan anggaran, tetapi juga memastikan bahwa setiap rupiah yang dianggarkan mampu memberikan manfaat nyata bagi warga Kota Bengkulu.

Herimanto mengingatkan seluruh OPD untuk tidak lagi mengajukan program yang tumpang tindih atau tidak mendukung sasaran pembangunan daerah. DPRD, lanjutnya, akan mengutamakan usulan yang berkaitan dengan peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, dan penguatan ekonomi masyarakat.

Rapat berjalan dinamis dengan sesi tanya jawab antara anggota Banggar dan perwakilan OPD. Beberapa poin anggaran mendapat sorotan, terutama terkait peningkatan belanja prioritas untuk pelayanan publik dan kebutuhan pemeliharaan infrastruktur kota. Anggota Banggar meminta OPD menyusun langkah yang lebih efisien agar pelaksanaan program di 2026 tidak hanya menghabiskan anggaran, namun juga memberikan dampak terukur.

Selain membahas rincian program, rapat juga mengulas proyeksi pendapatan daerah pada 2026. Pemerintah daerah menargetkan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) melalui optimalisasi pajak, retribusi, dan pengelolaan aset. Namun, TAPD juga menegaskan perlunya kehati-hatian mengingat kondisi ekonomi nasional yang masih fluktuatif.

Pembahasan RAPBD 2026 ini menjadi tahap penting sebelum masuk ke agenda finalisasi bersama DPRD. Baik Banggar maupun TAPD sepakat untuk melanjutkan evaluasi lanjutan dalam rapat berikutnya. Seluruh proses diharapkan berjalan tepat waktu sehingga RAPBD dapat disahkan dan dilaksanakan tanpa hambatan.

Rapat yang berlangsung hingga sore hari tersebut menjadi momentum awal untuk memastikan pembangunan Kota Bengkulu pada tahun 2026 berjalan lebih terarah, terukur, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra