Skip to main content

Kondisi Kondusif di Bengkulu: 11 Laporan Masyarakat Tersebar di Polres

Kondisi Kondusif di Bengkulu: 11 Laporan Masyarakat Tersebar di Polres.Minggu (11/2)(ft : Herdianson teropongpublik.co.id )

TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><< Situasi di Provinsi Bengkulu selama 24 jam terakhir, khususnya pada tanggal 10 Februari 2024, berhasil dipertahankan dalam kondisi yang kondusif. Menurut Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Anuardi S.Ik., M.Si., sebanyak 11 laporan dari masyarakat telah diterima oleh Polda Bengkulu dan Polres jajaran di wilayah tersebut.

Dari data yang dihimpun, 11 laporan tersebut tersebar di beberapa Polres, yakni Polres Bengkulu Tengah (Benteng), Polres Bengkulu Selatan (BS), Polres Seluma, Polres Kepahiang, Polres Lebong, dan Polres Mukomuko.

Laporan yang masuk meliputi berbagai kejadian, seperti bunuh diri, tindak kriminal seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan kasus narkotika, juga kejadian-kejadian terkait bencana alam seperti pengeroyokan, serta kejahatan terhadap konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem.

Di Polres Benteng, dilaporkan satu kasus bunuh diri dengan cara gantung diri. Sementara di Polres BS, terdapat dua laporan, salah satunya mengenai kasus curanmor dan kasus narkotika ganja. Di Polres Seluma, tercatat tiga laporan, termasuk pengeroyokan, curanmor, dan bunuh diri dengan cara gantung diri.

Polres Kepahiang mendapat satu laporan terkait bencana alam banjir, sementara di Polres Lebong, ada tiga laporan yang mencakup kasus KDRT, bencana alam tanah longsor, dan bencana alam banjir. Di Polres Mukomuko, satu laporan mengenai kejahatan konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem.

Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Anuardi S.Ik., M.Si., menekankan bahwa dari 11 laporan tersebut, tiga di antaranya terkait dengan bencana alam, yakni tanah longsor dan banjir yang melanda Kabupaten Kepahiang dan Lebong.

"Dalam menghadapi situasi seperti ini, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada, terutama ketika berada di jalan raya. Pasalnya, curah hujan yang tidak menentu dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas," ungkap Kabid Humas.

Selain itu, Kabid Humas juga menyoroti pentingnya kerjasama antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Dia menegaskan bahwa peran aktif dari seluruh elemen masyarakat di Provinsi Bengkulu, termasuk dalam hal menjaga situasi keamanan dan ketertiban, sangatlah penting.

"Kami berharap agar masyarakat dapat turut serta dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar mereka. Dengan kerjasama yang solid, kita dapat menjaga agar situasi di Bengkulu tetap kondusif," tutup Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Anuardi S.Ik., M.Si.

Pewarta : Herdianson 

Editing : Adi Saputra Top of Form