TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan. Hal tersebut terlihat saat Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, memaparkan berbagai capaian kinerja selama Semester I Tahun Anggaran 2026 dalam kegiatan Analisis dan Evaluasi (ANEV) Capaian Kinerja Semester I Tahun 2026 yang digelar Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu secara virtual, Senin (8/6/2026).
Kegiatan evaluasi tersebut menjadi wadah bagi seluruh satuan kerja pemasyarakatan di Bengkulu untuk menyampaikan perkembangan pelaksanaan program sekaligus melakukan penilaian terhadap target-target yang telah ditetapkan selama enam bulan pertama tahun berjalan.
Dalam paparannya, Julianto menjelaskan bahwa Lapas Kelas IIA Bengkulu berhasil menjalankan berbagai program strategis yang berorientasi pada peningkatan kualitas pembinaan warga binaan, penguatan sistem keamanan, peningkatan pelayanan publik, hingga optimalisasi pengelolaan anggaran.
Menurutnya, program pembinaan yang dilaksanakan tidak hanya berfokus pada pembentukan karakter dan mental warga binaan, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan keterampilan serta kemandirian mereka sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat.
Selain aspek pembinaan, Lapas Bengkulu juga terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat melalui berbagai inovasi pelayanan yang lebih efektif, transparan, dan mudah diakses. Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen menciptakan tata kelola pemasyarakatan yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.
Di bidang keamanan dan ketertiban, berbagai langkah penguatan pengawasan terus dilakukan guna menciptakan lingkungan lapas yang aman dan kondusif. Pengendalian risiko gangguan keamanan menjadi salah satu prioritas utama untuk mendukung kelancaran pelaksanaan program pembinaan bagi warga binaan.
Tidak hanya itu, capaian dalam pengelolaan anggaran juga menjadi perhatian dalam forum evaluasi tersebut. Lapas Bengkulu dinilai mampu mengoptimalkan penyerapan anggaran sesuai dengan rencana kerja yang telah ditetapkan, sehingga berbagai program prioritas dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran.
Paparan yang disampaikan juga memuat hasil evaluasi terhadap sejumlah indikator kinerja utama yang menjadi tolok ukur keberhasilan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan. Dari evaluasi tersebut, berbagai capaian positif berhasil diraih, meskipun masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu mendapatkan perhatian pada semester berikutnya.
Julianto menegaskan bahwa evaluasi berkala merupakan instrumen penting dalam memastikan seluruh program berjalan sesuai target yang telah ditetapkan. Melalui kegiatan ANEV, setiap satuan kerja dapat mengidentifikasi kekurangan, menyusun langkah perbaikan, serta merumuskan strategi yang lebih efektif guna meningkatkan kualitas kinerja organisasi.
“Evaluasi kinerja merupakan bagian penting dalam memastikan seluruh program berjalan sesuai target. Melalui ANEV ini, kami dapat mengukur capaian yang telah diraih, melakukan perbaikan terhadap kekurangan yang masih ada, serta menyusun strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan,” ujar Julianto.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan yang dicapai selama Semester I Tahun 2026 merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Bengkulu yang terus berkomitmen menjalankan tugas secara profesional, akuntabel, dan berintegritas.
Ke depan, Lapas Bengkulu akan terus mendukung berbagai program akselerasi yang menjadi prioritas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Beberapa fokus utama yang akan diperkuat meliputi pemberantasan peredaran narkoba dan praktik penipuan dari dalam lapas, peningkatan kualitas program pembinaan, pengembangan produktivitas warga binaan, serta penciptaan inovasi layanan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui evaluasi yang berkelanjutan dan penguatan berbagai program strategis, Lapas Kelas IIA Bengkulu optimistis dapat terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan sekaligus memberikan kontribusi positif dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang modern, humanis, dan berorientasi pada pembinaan.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra