Skip to main content

Lomba Siskamling Kota Bengkulu 2025 Masuki Babak Akhir, Penilaian Lapangan Rampung

Lomba Siskamling Kota Bengkulu 2025 Masuki Babak Akhir, Penilaian Lapangan Rampung

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>   Lomba Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) tingkat Kota Bengkulu tahun 2025 resmi memasuki tahap akhir setelah seluruh rangkaian penilaian lapangan selesai dilaksanakan. Kompetisi yang diluncurkan pada 13 September 2025 oleh Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, bersama Wakil Walikota Ronny PL Tobing ini telah melalui proses panjang sejak dimulai lebih dari dua bulan lalu.

Kabid Linmas Satpol PP Kota Bengkulu, Beni Rasdiwansyah, mengatakan bahwa seluruh agenda penilaian berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ia menegaskan bahwa evaluasi teknis telah diselesaikan oleh tim dan kini tinggal menunggu proses penetapan juara.
“Alhamdulillah semua berjalan sesuai rencana sejak launching. Tahapan penilaian selesai, dan saat ini kami tinggal menunggu finalisasi juara,” ujar Beni.

Seluruh kecamatan di Kota Bengkulu berpartisipasi dalam lomba tersebut. Dari setiap kecamatan dipilih tiga poskamling terbaik sehingga total terdapat 27 poskamling yang nantinya meraih posisi Juara I, II, dan III. Pemerintah Kota Bengkulu juga menyiapkan hadiah untuk para pemenang, yakni Rp5 juta untuk Juara I, Rp4 juta untuk Juara II, dan Rp3 juta untuk Juara III. Selain itu, tersedia hadiah tambahan berupa Juara Umum dengan nilai Rp10 juta.

Kriteria penilaian mencakup berbagai aspek penting, mulai dari kelengkapan fasilitas poskamling seperti senter, alat pemadam api ringan (APAR), daftar nomor penting, borgol, jas hujan, hingga perangkat pendukung lain. Tidak hanya itu, tingkat kehadiran dan keaktifan anggota Linmas serta partisipasi masyarakat menjadi faktor utama dalam proses penilaian. Sejumlah poskamling bahkan mencatat kehadiran enam hingga tujuh warga setiap malam sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan lingkungan.

Tim penilai berasal dari unsur Kodim, Polresta Bengkulu, Bagian Pemerintahan Kota Bengkulu, serta Satpol PP. Melalui lintas kolaborasi tersebut, penilaian dilakukan secara objektif dan menyeluruh. Namun, Beni mengungkapkan bahwa masih terdapat poskamling yang belum memenuhi standar sehingga tidak dapat ikut dinilai.
“Idealnya satu RT memiliki satu poskamling aktif. Namun masih ada yang belum berjalan optimal, sehingga tidak dapat masuk penilaian,” jelasnya.

Pengumuman pemenang direncanakan pada 15 Desember 2025. Kendati demikian, jadwal tersebut berpotensi bergeser ke pekan ketiga bulan Desember sembari menunggu hasil koordinasi antara tim penilai dan panitia pelaksana.

Sementara itu, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi kembali menegaskan urgensi mengaktifkan poskamling sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan warga. Ia menyebutkan bahwa lomba Siskamling bukan sekadar kompetisi, tetapi bentuk nyata peran masyarakat dalam mencegah potensi kriminalitas.
“Kegiatan ini kita gelar agar Kota Bengkulu semakin aman dan bebas dari tindakan kriminal. Poskamling bukan hal baru, dan tahun ini kita selaraskan dengan instruksi Mendagri untuk kembali mengaktifkan siskamling,” kata Dedy.

Ia menambahkan bahwa partisipasi masyarakat merupakan kunci keberhasilan. Karena itu Pemkot Bengkulu turut menyiapkan total hadiah ratusan juta rupiah untuk memotivasi warga agar lebih aktif. Penilaian pun tidak hanya menyoroti aspek keamanan, tetapi juga kebersihan dan ketertiban lingkungan sekitar poskamling.
“Kota ini milik kita bersama. Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Poskamling juga harus bersih dan nyaman, jangan sampai sampah berserakan,” tegasnya.

Dengan berakhirnya proses penilaian, masyarakat kini menunggu pengumuman resmi para juara. Lomba Siskamling diharapkan menjadi momentum memperkuat kembali budaya menjaga keamanan secara gotong royong di tengah masyarakat.

Pewarta : Amg

Editinvg : Adi Saputra