TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>> Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu resmi memiliki nakhoda baru untuk lima tahun ke depan. Melalui Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Bengkulu yang berlangsung pada Sabtu (18/7/2026), Marsal Abadi kembali mendapatkan mandat dari mayoritas anggota untuk memimpin organisasi wartawan tertua di Indonesia tersebut pada masa bakti 2026–2031.
Pemilihan ketua berlangsung dalam suasana demokratis, tertib, dan penuh semangat kekeluargaan. Dua kandidat yang maju dalam kontestasi, yakni petahana Marsal Abadi dan penantangnya Iyud Dwi Mursito, bersaing ketat hingga proses penghitungan suara selesai.
Berdasarkan hasil rekapitulasi panitia, sebanyak 131 anggota menggunakan hak pilihnya dari total 134 pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Tingginya angka partisipasi tersebut menunjukkan besarnya perhatian anggota terhadap arah kepemimpinan organisasi profesi wartawan di Provinsi Bengkulu.
Dari hasil penghitungan suara, Marsal Abadi memperoleh dukungan sebanyak 66 suara. Sementara itu, Iyud Dwi Mursito berhasil mengumpulkan 63 suara. Adapun dua surat suara lainnya dinyatakan tidak sah karena tidak memenuhi ketentuan tata tertib pemungutan suara.
Panitia menjelaskan, kedua suara tersebut dinyatakan batal lantaran pemilih menuliskan nama calon pada bagian belakang surat suara. Sesuai aturan yang telah disepakati sebelum proses pemilihan dimulai, surat suara dengan penulisan yang tidak sesuai prosedur tidak dapat dihitung sebagai suara sah.
Dengan perolehan tersebut, Marsal Abadi unggul tipis tiga suara atas rivalnya dan secara resmi ditetapkan sebagai Ketua PWI Provinsi Bengkulu periode 2026–2031.
Selisih suara yang sangat kecil menjadi gambaran bahwa kedua kandidat sama-sama memperoleh kepercayaan besar dari anggota. Kondisi ini juga mencerminkan dinamika organisasi yang sehat, di mana proses pemilihan berlangsung kompetitif namun tetap mengedepankan nilai-nilai demokrasi dan persatuan.
Konferprov PWI Bengkulu tidak hanya menetapkan ketua organisasi, tetapi juga memilih pimpinan Dewan Kehormatan (DK) PWI Provinsi Bengkulu. Berbeda dengan pemilihan ketua yang dilakukan melalui mekanisme pemungutan suara, penentuan Ketua Dewan Kehormatan dilakukan berdasarkan ketentuan organisasi melalui musyawarah mufakat.
Tiga nama yang diajukan sebagai calon Ketua Dewan Kehormatan, yakni Benny Bernardie, Dian Marfani, dan Sukatno, terlebih dahulu melakukan pembahasan bersama untuk mencapai kesepakatan.
Melalui mekanisme tersebut, ketiga calon sepakat memberikan amanah kepada Sukatno untuk memimpin Dewan Kehormatan PWI Provinsi Bengkulu periode 2026–2031.
Penetapan secara musyawarah itu menjadi cerminan komitmen PWI dalam mengedepankan budaya organisasi yang mengutamakan dialog, kebersamaan, serta semangat menjaga marwah profesi jurnalistik.
Konferprov PWI Bengkulu tahun 2026 menjadi momentum penting bagi organisasi dalam menyusun arah kebijakan lima tahun mendatang. Selain memilih kepengurusan baru, forum tersebut juga menjadi wadah evaluasi terhadap program kerja sebelumnya sekaligus merumuskan strategi menghadapi tantangan dunia pers yang terus berkembang.
Ke depan, kepemimpinan Marsal Abadi diharapkan mampu memperkuat soliditas internal organisasi, meningkatkan kompetensi wartawan melalui pendidikan dan pelatihan, serta menjaga independensi dan profesionalisme insan pers di Bengkulu.
Di sisi lain, Dewan Kehormatan di bawah kepemimpinan Sukatno diharapkan semakin optimal menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan Kode Etik Jurnalistik dan menjaga integritas anggota PWI.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian Konferprov, seluruh peserta diharapkan kembali bersatu mendukung kepengurusan hasil konferensi demi kemajuan organisasi. Semangat kebersamaan menjadi modal utama agar PWI Bengkulu tetap menjadi organisasi profesi yang kuat, independen, dan mampu menjawab tantangan perkembangan media di era digital.
Keputusan hasil Konferprov sekaligus menandai dimulainya babak baru kepemimpinan PWI Provinsi Bengkulu untuk lima tahun ke depan dengan harapan mampu membawa organisasi semakin profesional, berintegritas, dan semakin berkontribusi bagi kemajuan dunia jurnalistik di Provinsi Bengkulu.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra