Skip to main content

Masih Banyak Bingung, Dishub Turunkan 10 Petugas Sosialisasi One Way

Masih Banyak Bingung, Dishub Turunkan 10 Petugas Sosialisasi One Way

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Pemerintah Kota Bengkulu terus menggencarkan sosialisasi penerapan sistem jalan satu arah atau one way di kawasan Pasar Minggu. Kebijakan ini sebenarnya telah diberlakukan beberapa waktu lalu, namun hingga kini masih banyak pengendara yang belum memahami perubahan arus lalu lintas tersebut.

Untuk memastikan aturan berjalan efektif, jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bengkulu turun langsung ke lapangan. Petugas disebar di sejumlah titik strategis guna memberikan penjelasan kepada para pengendara, baik pengguna sepeda motor maupun mobil, yang melintas di kawasan tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu, Toni Haris Putra, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiagakan personel khusus selama satu bulan penuh untuk melakukan edukasi kepada masyarakat. Langkah ini diambil agar penerapan sistem satu arah dapat dipahami secara menyeluruh dan tidak menimbulkan kebingungan di lapangan.

“Hari ini ada sepuluh petugas yang kami turunkan untuk memberikan arahan langsung kepada pengendara, khususnya yang datang dari arah Jalan KZ Abidin I,” ujar Toni saat ditemui di sela kegiatan sosialisasi.

Menurutnya, perubahan arus ini bertujuan mengurai kepadatan kendaraan yang kerap terjadi di kawasan Pasar Minggu, terutama pada jam-jam sibuk. Selama ini, titik tersebut dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi dan perbelanjaan di Kota Bengkulu, sehingga volume kendaraan relatif tinggi.

Dalam skema baru yang diterapkan, pengendara yang memarkirkan kendaraan di sepanjang Jalan KZ Abidin I tidak lagi diperbolehkan keluar melalui jalur semula. Mereka diarahkan untuk mengambil rute alternatif melalui jalan samping Mega Mall guna menyesuaikan dengan sistem satu arah yang telah ditetapkan.

Selain menempatkan petugas di lapangan, Dishub juga telah memasang sejumlah rambu lalu lintas sebagai penunjuk arah. Tercatat ada tujuh rambu yang dipasang di beberapa titik strategis di kawasan Pasar Minggu. Rambu-rambu tersebut diharapkan dapat membantu pengendara memahami alur baru tanpa harus selalu bergantung pada arahan petugas.

Toni menegaskan bahwa seluruh personel yang bertugas telah ditetapkan melalui surat keputusan resmi dan akan menjalankan tugas sosialisasi hingga akhir Maret mendatang. Ia berharap dalam rentang waktu tersebut, tingkat kepatuhan dan pemahaman masyarakat terhadap sistem satu arah dapat meningkat signifikan.

“Kami ingin memastikan masyarakat benar-benar memahami perubahan ini. Karena itu, pendekatan yang kami lakukan bukan penindakan, melainkan edukasi terlebih dahulu,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dishub juga menggandeng para juru parkir (jukir) yang bertugas di kawasan KZ Abidin I. Para jukir diminta ikut berperan aktif memberikan informasi kepada pengendara, terutama saat kendaraan hendak keluar dari area parkir. Sinergi ini dinilai penting karena jukir merupakan pihak yang berinteraksi langsung dengan pengguna kendaraan setiap hari.

Kolaborasi antara petugas Dishub dan jukir diharapkan mampu mempercepat penyebaran informasi. Dengan begitu, pengendara tidak lagi kebingungan atau melawan arus yang dapat membahayakan keselamatan dan mengganggu kelancaran lalu lintas.

Sejumlah pengendara yang ditemui di lokasi mengaku awalnya belum mengetahui adanya perubahan arus tersebut. Namun setelah mendapat penjelasan dari petugas, mereka memahami alasan penerapan sistem satu arah dan bersedia mengikuti aturan yang berlaku.

Pemerintah Kota Bengkulu menargetkan penerapan one way ini dapat menciptakan arus lalu lintas yang lebih tertib dan lancar, sekaligus meminimalkan potensi kemacetan di kawasan perdagangan tersebut. Ke depan, evaluasi akan terus dilakukan untuk melihat efektivitas kebijakan serta kemungkinan penyempurnaan sistem jika diperlukan.

Dengan sosialisasi yang masif dan dukungan berbagai pihak, Dishub optimistis masyarakat akan semakin terbiasa dengan pola lalu lintas baru. Penerapan sistem satu arah ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam menata transportasi perkotaan agar lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Sapitra