Skip to main content

Menkes Tinjau RSUD M Yunus Bengkulu, Dorong Peningkatan Layanan dan Bantuan Alkes

Menkes Tinjau RSUD M Yunus Bengkulu, Dorong Peningkatan Layanan dan Bantuan Alkes

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>   Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus Bengkulu, Rabu (17/12). Dalam kunjungan tersebut, Menkes didampingi Wakil Gubernur Bengkulu Mian serta Anggota DPR RI Eko Kurnia Ningsih. Peninjauan ini bertujuan memastikan kesiapan pelayanan kesehatan sekaligus melihat langsung kebutuhan fasilitas medis di rumah sakit rujukan utama Provinsi Bengkulu tersebut.

Kunjungan diawali dengan meninjau sejumlah ruang pelayanan, khususnya unit layanan yang menangani pasien dengan kasus pendarahan otak dan stroke. Menteri Kesehatan melihat langsung alur pelayanan, ketersediaan sarana prasarana, serta kesiapan tenaga medis dalam menangani pasien dengan penyakit berisiko tinggi tersebut.

Wakil Gubernur Bengkulu Mian dalam kesempatan itu menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan RSUD M Yunus mulai tahun depan. Ia menyampaikan bahwa rumah sakit milik pemerintah provinsi tersebut memiliki peran strategis sebagai pusat rujukan utama, sehingga membutuhkan dukungan anggaran dan fasilitas yang memadai dari Pemerintah Pusat.

Menurut Mian, peningkatan pelayanan tidak hanya berkaitan dengan sarana dan prasarana, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia, terutama tenaga dokter spesialis yang akan bertugas ke depan. Ia berharap adanya intervensi anggaran dari Kementerian Kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

“Mulai 2026, kami berharap ada intervensi nyata. Kami memohon dukungan anggaran yang cukup untuk RSUD M Yunus. Ini sangat teknis, karena akan ada dokter-dokter baru yang bertugas sehingga pelayanan kepada pasien bisa lebih maksimal,” ujar Mian.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyampaikan komitmen Pemerintah Pusat untuk mendukung penguatan layanan kesehatan di Provinsi Bengkulu. Ia menjelaskan bahwa pada tahun mendatang Bengkulu akan mendapatkan berbagai bantuan, terutama dalam bentuk alat kesehatan berteknologi tinggi.

Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa pihaknya telah berdiskusi dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu terkait pembenahan tata kelola RSUD M Yunus. Kementerian Kesehatan, lanjutnya, akan menugaskan dewan pengawas guna memperbaiki manajemen rumah sakit agar pelayanan semakin profesional dan efisien.

“Kita akan mengirim dewan pengawas untuk memperbaiki tata kelola RSUD M Yunus. Selain itu, bantuan alat kesehatan juga akan diberikan dengan nilai puluhan miliar rupiah. MRI akan tersedia, layanan patologi akan diperkuat, serta alat bedah seperti high-speed drill juga akan dilengkapi,” jelas Menteri Kesehatan.

Usai meninjau RSUD M Yunus, Menteri Kesehatan RI melanjutkan kunjungan ke Rumah Sakit Sungai Lemau Benteng yang berada di Kabupaten Bengkulu Tengah. Dalam peninjauan tersebut, Menkes mencatat masih terdapat beberapa aspek yang perlu menjadi perhatian, terutama terkait kelengkapan fasilitas penunjang.

Salah satu catatan penting adalah ketersediaan fasilitas lift yang dinilai sangat dibutuhkan untuk mendukung mobilitas pasien dan tenaga kesehatan. Menkes berharap kekurangan tersebut dapat segera ditindaklanjuti agar rumah sakit dapat beroperasi secara optimal.

“Saya sudah melihat langsung apa saja yang masih kurang, termasuk masalah lift. Mudah-mudahan fasilitas ini bisa segera tersedia. Nanti akan kita lihat dan tindak lanjuti sesuai kebutuhan,” tutupnya.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra