TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Semangat masyarakat Bengkulu untuk melaksanakan ibadah umroh terus mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini terlihat dari pelepasan 63 jemaah umroh yang dilakukan langsung oleh Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, pada Jumat (16/8). Acara ini berlangsung dengan penuh khidmat di Jalan Flamboyan Skip, Kota Bengkulu, dan turut dihadiri oleh Karo Pemkesra, Fery Ernez.
Gubernur Rohidin dalam sambutannya menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat Bengkulu terhadap ibadah umroh terus menunjukkan tren positif setiap tahunnya. "Hari ini, saya dengan bangga melepas 63 jemaah umroh dari Travel Agen BCS. Peningkatan minat masyarakat untuk melaksanakan ibadah ini sangat terasa. Saya berharap para jemaah dapat menjaga kesehatan, tetap solid, dan fokus pada ibadah. Tidak perlu merasa khawatir dan jangan terburu-buru dalam melaksanakan rangkaian ibadah ini," ungkap Gubernur Rohidin dengan penuh harapan.
Para jemaah umroh yang diberangkatkan melalui Travel Agen Berkas Cinta Sholawat (BCS) ini berasal dari berbagai wilayah, seperti Bangka Belitung, Bengkulu Utara, Kepahiang, dan Bengkulu Tengah. Mereka dijadwalkan menjalankan ibadah di tanah suci Mekah selama 10 hari. Keberangkatan ini tidak hanya menjadi momen spiritual yang penting bagi para jemaah, tetapi juga mencerminkan kondisi ekonomi yang semakin membaik di Provinsi Bengkulu.
Gubernur Rohidin juga menambahkan bahwa peningkatan minat masyarakat Bengkulu untuk melaksanakan umroh ini merupakan indikasi positif dari stabilitas ekonomi yang semakin baik. "Melihat tingginya minat masyarakat Bengkulu untuk melaksanakan ibadah umroh, kita bisa melihat bahwa kondisi ekonomi kita semakin stabil. Ini adalah tanda positif yang patut kita syukuri," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Rohidin juga mengingatkan para jemaah untuk tetap menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah. "Menjaga kesehatan adalah hal yang sangat penting. Pastikan kondisi tubuh tetap fit agar dapat menjalankan ibadah dengan baik. Selain itu, kekompakan dalam kelompok juga harus terus dijaga. Ini adalah ibadah yang memerlukan kerjasama dan saling mendukung satu sama lain," pesan Gubernur Rohidin kepada para jemaah.
Sementara itu, Manajer Travel Agen BCS Bengkulu, Azhar, memastikan bahwa pihaknya telah menyiapkan segala kebutuhan para jemaah, termasuk dalam hal kesehatan. Menurutnya, pemantauan kesehatan para jemaah akan dilakukan secara intensif selama di tanah suci. "Kami telah menyiapkan petugas khusus di tanah suci yang akan terus memantau kondisi kesehatan para jemaah. Jika ada yang memerlukan penanganan medis, kami siap memberikan bantuan secepat mungkin," ungkap Azhar.
Azhar juga menegaskan bahwa Travel Agen BCS berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para jemaah umroh. "Kesehatan dan kenyamanan para jemaah adalah prioritas utama kami. Kami ingin memastikan bahwa seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah umroh dengan tenang dan khusyuk tanpa ada kendala yang berarti," jelasnya.
Peningkatan minat masyarakat Bengkulu untuk melaksanakan ibadah umroh ini juga memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi lokal. Banyaknya jemaah yang berangkat umroh setiap tahunnya turut menggerakkan sektor pariwisata religi dan jasa perjalanan di Bengkulu. "Ini tentu saja berdampak positif pada perekonomian daerah, terutama pada sektor jasa perjalanan dan pariwisata religi. Semakin banyak masyarakat yang berangkat umroh, semakin besar pula dampaknya terhadap perputaran ekonomi di Bengkulu," ujar Gubernur Rohidin menambahkan.
Di akhir acara pelepasan, Gubernur Rohidin mengucapkan selamat kepada para jemaah yang akan menunaikan ibadah umroh. "Selamat menjalankan ibadah umroh, semoga semua amal ibadah diterima oleh Allah SWT dan kembali ke tanah air dengan selamat serta membawa keberkahan bagi keluarga dan masyarakat sekitar," tutup Gubernur Rohidin.
Dengan semakin meningkatnya minat masyarakat Bengkulu terhadap ibadah umroh, diharapkan ke depan akan semakin banyak lagi warga yang berkesempatan menunaikan ibadah di tanah suci. Ini juga menjadi refleksi dari kemajuan kesejahteraan masyarakat serta kian tingginya kesadaran spiritual di Provinsi Bengkulu.
Pewarta: Herdianson
Editing: Adi Saputra