Skip to main content

OJK Bengkulu: Setetes Darah dari Industri Keuangan untuk Sesama

OJK Bengkulu: Setetes Darah dari Industri Keuangan untuk Sesama

TEROPONGPUBLIK.CO.ID -  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu kembali menggelar kegiatan sosial berupa donor darah bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK), Selasa (25/11). Kegiatan yang berlangsung di Aula Singaran Pati Kantor OJK Bengkulu tersebut menjadi semakin bermakna karena bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-14 OJK.

Kepala OJK Provinsi Bengkulu, Ayu Laksmi Syntia Dewi, menjelaskan bahwa aksi donor darah merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap triwulan bersama FKIJK. Namun pada pelaksanaan di akhir tahun ini, kegiatan tersebut memiliki nilai lebih karena menjadi bagian dari rangkaian syukur peringatan hari jadi lembaga pengawas industri keuangan tersebut.

“Donor darah ini adalah kegiatan triwulanan yang sudah berlangsung cukup lama. Tahun ini istimewa karena waktunya berbarengan dengan HUT ke-14 OJK. Setelah seremoni peringatan pada hari Sabtu lalu, hari ini kami lanjutkan dengan kegiatan kemanusiaan. Harapannya, program ini bisa memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Ayu.

Menurutnya, kebutuhan darah di Provinsi Bengkulu terus meningkat dari waktu ke waktu, sehingga kontribusi berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk menjaga ketersediaan stok di PMI. Ia menegaskan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bentuk nyata kepedulian industri jasa keuangan terhadap masyarakat, sekaligus bukti bahwa lembaga-lembaga keuangan tidak hanya berfokus pada sektor bisnis, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial.

Ayu juga mengatakan bahwa kegiatan ini terselenggara berkat sinergi seluruh anggota FKIJK, mulai dari lembaga perbankan hingga non-perbankan. Sejumlah institusi turut terlibat, di antaranya Bursa Efek Indonesia, perusahaan asuransi, lembaga pembiayaan, hingga pegadaian. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa seluruh sektor industri jasa keuangan memiliki komitmen yang sama dalam mendukung kegiatan sosial.

“Komposisi peserta hari ini lengkap. Semua lembaga jasa keuangan ikut ambil bagian, baik perbankan maupun non-perbankan. Ini memperlihatkan semangat kebersamaan yang terus kami bangun,” jelasnya.

Kegiatan donor darah dibuka untuk umum sejak pagi hingga sore hari. Masyarakat yang ingin berpartisipasi diperbolehkan datang kapan saja sesuai waktu luang. OJK juga menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai mitra utama dalam penyediaan tenaga medis dan peralatan teknis pelaksanaan donor darah. Kehadiran PMI memastikan proses berjalan aman, tertib, dan memenuhi standar kesehatan.

Selain untuk membantu masyarakat, Ayu menilai kegiatan sosial seperti ini juga menjadi sarana memperkuat hubungan antara industri jasa keuangan dan publik. Dengan hadir langsung melalui aksi nyata, OJK dan FKIJK berharap dapat menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap sektor jasa keuangan di Bengkulu.

“Kegiatan ini mungkin terlihat sederhana, tetapi memiliki dampak besar. Setiap kantong darah dapat menolong nyawa seseorang. Kami berharap semangat kepedulian ini terus hidup di tengah industri jasa keuangan,” ungkapnya.

Ayu memastikan bahwa aksi donor darah akan terus menjadi agenda berkelanjutan OJK Bengkulu. Ke depan, pihaknya berencana memperluas jangkauan kegiatan sosial agar lebih banyak masyarakat yang terbantu, sekaligus memperkuat komitmen seluruh anggota FKIJK dalam kontribusi kemanusiaan.

“Ini bukan kegiatan sekali datang. Kami ingin menjadikan kepedulian sebagai budaya bersama. Semoga apa yang dilakukan hari ini dapat membawa manfaat yang berkelanjutan,” tutup Ayu.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra