TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>> Para sopir angkutan sampah Kota Bengkulu menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, atas respons cepatnya dalam menindaklanjuti keluhan terkait kerusakan akses jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Air Sebakul. Ungkapan terima kasih tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Driver Angkutan Sampah TPA Air Sebakul, Dedi, saat peninjauan perbaikan jalan oleh jajaran Pemerintah Kota Bengkulu pada Minggu malam (23/11).
Dalam kesempatan itu, hadir Pj Sekda Kota Bengkulu Tony Elfian, Kepala Dinas PUPR Noprisman, Kasatpol PP Sahat Marulitua Situmorang, serta Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Afriyenita. Kehadiran para pejabat ini sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan kelancaran operasional pengangkutan sampah yang selama ini sempat terganggu akibat kondisi jalan yang rusak.
Dedi menjelaskan bahwa kerusakan jalan menuju TPA Air Sebakul telah lama dikeluhkan para sopir. Kondisi jalan yang berlubang dan licin, terutama saat hujan, menghambat aktivitas pengangkutan sampah dan kerap membahayakan para pengemudi. Karena itu, respons cepat pemerintah dianggap sebagai angin segar bagi para sopir yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
“Atas nama seluruh driver sampah TPA Air Sebakul, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota yang telah mendengar dan menindaklanjuti keluhan kami. Dengan adanya perbaikan jalan ini, tentu dapat mempermudah kami dalam bekerja,” ujar Dedi.
Ia juga menegaskan bahwa bentuk aksi protes yang sebelumnya sempat dilontarkan sebagian sopir—termasuk ancaman membuang sampah langsung di halaman Kantor Wali Kota—tidak akan terjadi lagi. Menurutnya, sikap cepat tanggap Pemkot Bengkulu membuktikan adanya ruang komunikasi yang baik antara pemerintah dan para pekerja lapangan.
Di sisi lain, Plt. Kepala DLH Kota Bengkulu Afriyenita menjelaskan bahwa upaya perbaikan akses jalan di TPA Air Sebakul memang menjadi prioritas pemerintah. Kerusakan jalan yang terjadi dinilai dapat mengganggu kelancaran sistem pengelolaan sampah kota apabila tidak segera ditangani.
Ia memaparkan, sejumlah langkah langsung diterapkan di lapangan, mulai dari pembersihan jalur, pendorongan tumpukan sampah yang menghambat jalan, hingga penimbunan menggunakan tanah uruk dan batu untuk menutup bagian jalan yang rusak. Selain itu, DLH juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk mempercepat proses pengerasan jalan.
“Perbaikan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah agar kegiatan operasional pengangkutan sampah kembali normal. Kami melakukan berbagai upaya, baik jangka pendek maupun jangka panjang, untuk memastikan masalah serupa tidak terulang,” kata Afriyenita.
Pemerintah Kota Bengkulu berharap perbaikan jalan ini dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah sekaligus memberikan kenyamanan bagi para sopir yang setiap hari bertugas menjaga kebersihan kota. Dengan membaiknya akses jalan, diharapkan aktivitas pengangkutan sampah berjalan lancar dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.
Pewarta : AMG
Editing : Adi Saputra