TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>> Pemerintah Provinsi Bengkulu secara resmi memulai pembangunan jalan provinsi di wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), Minggu (29/6/2025). Langkah ini menjadi jawaban atas harapan panjang masyarakat terhadap perbaikan akses infrastruktur di daerah tersebut.
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, hadir langsung dalam kegiatan peninjauan titik nol pembangunan jalan yang dimulai dari tiga desa, yakni Desa Lubuk Langkap, Desa Sekayun Mudik, dan Desa Sekayun Ilir. Dalam kesempatan itu, Helmi juga berdialog langsung dengan masyarakat setempat guna menyerap aspirasi mereka.
"Setuju tidak kalau jalan provinsi ini kita muluskan?" tanya Helmi Hasan kepada warga yang disambut serempak dengan jawaban penuh semangat, "Setuju!"
Gubernur menegaskan bahwa pembangunan jalan ini tidak hanya akan memperbaiki kondisi fisik jalan yang selama ini rusak dan berlubang, tetapi juga akan dilakukan pelebaran agar lebih nyaman dan aman dilalui. "Kalau sempit-sempit, repot kita kan," ujar Helmi disambut tawa warga.
Helmi menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan merupakan hasil dari aspirasi seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu. Menurutnya, akses jalan yang baik menjadi salah satu indikator utama kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat.
"Kita ingin semua jalan provinsi di Bengkulu ini tidak hanya layak dilalui, tetapi juga nyaman. Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah untuk masyarakatnya," ucap Helmi.
Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, Gubernur Helmi Hasan juga menekankan pentingnya pelayanan publik lainnya. Dalam kunjungan tersebut, ia berkomitmen untuk memberikan bantuan ambulans gratis untuk desa-desa di Bengkulu Tengah. Bantuan itu nantinya akan diberikan secara bertahap, sesuai dengan ketersediaan anggaran di Pemerintah Provinsi Bengkulu.
“Nanti dimusyawarahkan di desa siapa yang mau bawa ambulansnya. Jangan sampai belago (bertengkar) gara-gara ambulans,” pesan Helmi sambil tersenyum kepada warga.
Gubernur juga memberikan perhatian khusus terhadap keberadaan anak-anak yatim di desa-desa yang ia kunjungi. Ia menginstruksikan kepada seluruh kepala desa agar melakukan pendataan anak yatim yang ada di wilayah masing-masing. Nantinya, para pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu akan menjadi orang tua asuh bagi anak-anak tersebut.
"Yang SMA ke atas akan diangkat sebagai anak oleh pejabat Pemprov, sedangkan yang masih sekolah SMA ke bawah akan dibantu dan diasuh oleh bupati serta jajarannya," jelas Helmi.
Program ini disambut baik oleh masyarakat, terutama para orang tua yang merasa terbantu atas kepedulian pemerintah terhadap generasi muda dan anak-anak yatim. Kebijakan tersebut diharapkan bisa memberi dampak positif terhadap keberlangsungan pendidikan dan masa depan anak-anak yang kurang mampu.
Salah seorang warga Desa Lubuk Sini, Gusyadi (32), menyampaikan rasa syukurnya atas dimulainya pembangunan jalan di wilayahnya. Ia mengatakan, sudah puluhan tahun warga menantikan kehadiran jalan yang layak, namun baru kali ini keinginan tersebut terwujud.
"Alhamdulillah, jalan provinsi dari Lubuk Sini sampai Lubuk Durian akan mulus. Umur saya sudah 32 tahun, baru sekarang merasakan jalan mulus. Terima kasih Bapak Helmi Hasan," ujarnya haru.
Pembangunan jalan provinsi di Bengkulu Tengah ini diharapkan akan meningkatkan konektivitas antarwilayah, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Warga pun berharap proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu dan dengan kualitas yang baik.
Dengan dimulainya pembangunan ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu menunjukkan komitmennya dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan menjawab aspirasi yang telah lama dinanti. Gubernur Helmi Hasan menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Bengkulu.
Pewarta : Rizon
Editing : Adi Saputra