TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas aparatur sipil negara (ASN) melalui penerapan sistem pengelolaan sumber daya manusia yang lebih profesional dan terukur. Komitmen tersebut ditandai dengan pelaksanaan Sosialisasi Penerapan Manajemen Talenta yang dibuka langsung oleh Bupati Bengkulu Selatan, H. Rifai Tajudin, didampingi Sekretaris Daerah Ir. Susmanto, M.M, di Aula BKD Bengkulu Selatan.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri dari ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan. Sosialisasi ini menjadi bagian penting dalam upaya membangun tata kelola ASN yang berbasis kompetensi, potensi, dan kinerja guna mendukung pelayanan publik yang semakin optimal.
Dalam sambutannya, Bupati H. Rifai Tajudin menegaskan bahwa manajemen talenta merupakan salah satu langkah strategis dalam menciptakan birokrasi modern yang mampu menjawab tantangan perkembangan zaman. Menurutnya, ASN tidak hanya dituntut bekerja secara administratif, tetapi juga harus memiliki kemampuan, integritas, serta inovasi dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Manajemen talenta ini bukan sekadar program administratif, tetapi menjadi pondasi dalam menyiapkan ASN yang unggul, profesional, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Karena itu saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius agar ilmu yang diperoleh benar-benar diterapkan dalam lingkungan kerja masing-masing,” ujar Bupati.
Ia juga menekankan pentingnya perubahan pola pikir ASN agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. Dengan adanya sistem manajemen talenta, pemerintah daerah dapat memetakan potensi pegawai secara lebih tepat sehingga penempatan jabatan dapat disesuaikan dengan kompetensi yang dimiliki.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Bengkulu Selatan, Ir. Susmanto, M.M menjelaskan bahwa penerapan manajemen talenta merupakan bagian dari reformasi birokrasi yang saat ini terus didorong pemerintah pusat maupun daerah. Melalui sistem tersebut, setiap ASN akan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang berdasarkan kemampuan dan prestasi kerja.
Menurutnya, pengelolaan ASN yang berbasis merit akan mendorong terciptanya birokrasi yang sehat, kompetitif, dan produktif. Ia berharap seluruh peserta dapat memahami konsep manajemen talenta secara menyeluruh agar implementasinya di setiap organisasi perangkat daerah berjalan maksimal.
“Kita ingin ASN di Bengkulu Selatan memiliki daya saing dan kualitas yang baik. Dengan sistem ini, potensi pegawai dapat teridentifikasi secara objektif sehingga pengembangan karier bisa lebih terarah dan transparan,” jelas Susmanto.
Kegiatan sosialisasi tersebut menghadirkan pemateri yang memberikan pemahaman mengenai konsep dasar manajemen talenta, mekanisme pemetaan kompetensi, hingga strategi pengembangan karier ASN berbasis kinerja. Para peserta juga diberikan gambaran tentang pentingnya peningkatan kapasitas diri dalam menghadapi dinamika birokrasi modern.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Para ASN aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab terkait penerapan manajemen talenta di lingkungan kerja masing-masing. Banyak peserta menilai program tersebut menjadi langkah positif dalam menciptakan sistem kerja yang lebih profesional dan objektif.
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan berharap melalui penerapan manajemen talenta, kualitas ASN akan semakin meningkat sehingga mampu mendukung percepatan pembangunan daerah dan pelayanan publik yang lebih prima. Selain itu, sistem ini diharapkan dapat melahirkan aparatur yang inovatif, adaptif, serta memiliki kemampuan kepemimpinan yang baik di masa mendatang.
Dengan penguatan kualitas sumber daya manusia aparatur, Pemkab Bengkulu Selatan optimistis dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Pewarta : Iksanuddin
Editing : Adi Saputra