Skip to main content

Pemkab Bengkulu Tengah Raih Peringkat Pertama Penyaluran Tunjangan Khusus Guru ASN 2026

Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto menerima audiensi Kepala Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu Zaid Burhan Ibrahim dalam agenda Program Senenan Bupati, Senin (19/10/2026). Pertemuan tersebut membahas apresiasi atas keberhasilan Bengkulu Tengah menempati peringkat pertama penyaluran dana tunjangan khusus guru ASN daerah tahun 2026.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID   <<<>>>   Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah kembali mencatatkan prestasi dalam pengelolaan keuangan daerah. Kali ini, Pemkab Bengkulu Tengah mendapat apresiasi dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu setelah berhasil menempati posisi teratas dalam penyaluran dana tunjangan khusus bagi guru aparatur sipil negara (ASN) daerah tahun 2026.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas upaya pemerintah daerah dalam mengelola penyaluran dana secara tertib dan sesuai ketentuan. Capaian ini sekaligus menjadi dorongan bagi jajaran Pemkab Bengkulu Tengah untuk terus memperkuat tata kelola keuangan, terutama dalam memastikan hak para guru tersalurkan secara tepat.

Apresiasi itu disampaikan Kepala Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu, Zaid Burhan Ibrahim, saat melakukan audiensi dengan Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP. Pertemuan berlangsung di ruang kerja bupati dalam agenda Program Senenan Bupati, Senin (19/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Zaid mengungkapkan bahwa Kabupaten Bengkulu Tengah berhasil menduduki peringkat pertama di Provinsi Bengkulu untuk penyaluran dana tunjangan khusus guru ASN daerah pada 2026.

Menurutnya, prestasi tersebut perlu dipertahankan melalui konsistensi pelaksanaan kebijakan, koordinasi antarlembaga, serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku. Kinerja yang baik dalam satu sektor diharapkan dapat menjadi contoh bagi pengelolaan dan penyaluran berbagai program pemerintah lainnya.

Ia juga berharap keberhasilan tersebut tidak berhenti pada penyaluran tunjangan khusus guru, tetapi dapat menjadi pemicu peningkatan kinerja di bidang pengelolaan dana lainnya.

Zaid menyampaikan harapannya agar pemerintah daerah mampu menjaga kualitas pelaksanaan program sehingga ke depan kembali memperoleh apresiasi atas kinerja pengelolaan keuangan yang baik.

“Semoga penyaluran dana-dana lainnya juga berjalan sesuai dengan harapan kita dan ke depannya dapat kembali memperoleh penghargaan,” ungkapnya.

Menanggapi apresiasi tersebut, Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto menyampaikan terima kasih kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), khususnya jajaran teknis yang terlibat dalam proses penyaluran dana tunjangan khusus guru ASN daerah.

Ia menilai keberhasilan yang diraih merupakan hasil kerja bersama, bukan semata-mata pencapaian satu instansi. Sinergi antarperangkat daerah dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan kebijakan agar berjalan sesuai sasaran.

Bupati juga menyoroti tingkat akurasi penyaluran dana yang mencapai 93 persen. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator positif yang patut diapresiasi, sekaligus bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program pada masa mendatang.

Menurut Rachmat, ketepatan penyaluran harus terus menjadi perhatian agar dana pemerintah dapat diterima oleh pihak yang berhak sesuai dengan ketentuan. Karena itu, seluruh OPD teknis diharapkan mempertahankan komitmen, meningkatkan koordinasi, dan memperbaiki aspek pelaksanaan yang masih perlu disempurnakan.

Ia menegaskan bahwa apresiasi dari DJPb harus dijadikan motivasi untuk bekerja lebih baik, terutama dalam menjaga akuntabilitas pengelolaan anggaran dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Selain menjadi agenda silaturahmi dan komunikasi, Program Senenan Bupati dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah sebagai ruang untuk memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak.

Melalui pertemuan seperti ini, pemerintah daerah dapat membahas pelaksanaan kebijakan, mengevaluasi capaian program, serta mengidentifikasi hal-hal yang perlu ditingkatkan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Koordinasi yang berkelanjutan diharapkan mampu mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan bertanggung jawab. Dengan demikian, setiap program yang dijalankan dapat memberikan manfaat sesuai tujuan yang telah ditetapkan.

Prestasi penyaluran tunjangan khusus guru ASN daerah tahun 2026 menjadi modal positif bagi Bengkulu Tengah untuk meningkatkan kinerja di sektor lainnya. Pemerintah daerah diharapkan terus menjaga kualitas administrasi dan memperkuat kerja sama lintas instansi agar penyaluran berbagai dana pemerintah semakin akurat, tertib, dan tepat sasaran.

Ke depan, capaian tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan pemerintah daerah, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas pelayanan serta mendukung kesejahteraan tenaga pendidik yang menjalankan tugas di wilayah Bengkulu Tengah.

Pewarta : Rizon

Editing : Adi Saputra