TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>>
Dalam upaya memperkuat kesadaran hidup bersih sekaligus menjaga kenyamanan fasilitas umum, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menggelar Apel Pagi dan kegiatan Gotong Royong Kebersihan di kawasan Pasar Minggu, Jumat pagi (28/11). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Tony Elfian, bersama para Asisten, Staf Ahli, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bengkulu.Sejak pagi, suasana kebersamaan dan semangat kolektif tampak jelas di lokasi. Para ASN dan pejabat yang hadir mengikuti apel dengan tertib, mendengarkan arahan pimpinan mengenai pentingnya menjaga kualitas lingkungan dan memperkuat budaya gotong royong sebagai identitas masyarakat Bengkulu. Apel pagi tersebut sekaligus menjadi ajang penegasan komitmen Pemkot Bengkulu dalam meningkatkan standar kebersihan di ruang-ruang publik.
Usai apel, seluruh peserta langsung bergerak melakukan aksi bersih-bersih di area Pasar Minggu. Tony Elfian tampak turun langsung ke lapangan bersama pihak OPD terkait. Mereka menyisir area pasar, mengumpulkan sampah, membersihkan selokan, hingga merapikan area sekitar lapak pedagang yang selama ini menjadi titik rawan penumpukan sampah. Langkah ini dilakukan untuk menciptakan suasana pasar yang lebih sehat, bersih, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.
Tony menegaskan bahwa kegiatan gotong royong ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kebersihan fasilitas umum. Menurutnya, pasar merupakan pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang harus dijaga kualitas lingkungannya. Lingkungan pasar yang bersih dinilai mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat serta mendukung aktivitas perdagangan yang lebih lancar.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mengajak seluruh ASN dan masyarakat agar terus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Pasar adalah ruang bersama, sehingga tanggung jawab menjaga kebersihannya juga harus dilakukan bersama-sama,” ujar Tony di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan bahwa gotong royong bukan hanya aktivitas fisik membersihkan lingkungan, melainkan juga upaya memperkuat solidaritas sosial antarwarga. Budaya ini, menurutnya, perlu terus dipelihara sebagai salah satu nilai lokal yang selama ini menjadi kekuatan di tengah masyarakat Bengkulu.
Pemkot Bengkulu berharap kegiatan bersih-bersih seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya oleh ASN tetapi juga masyarakat di sekitar Pasar Minggu. Pemerintah menargetkan agar kebiasaan menjaga kebersihan tidak hanya muncul ketika ada kegiatan bersama, namun menjadi perilaku sehari-hari yang melekat dalam kehidupan masyarakat.
Selain itu, Pemkot juga mengimbau para pedagang untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan dan lebih disiplin dalam menjaga kebersihan area lapak masing-masing. Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah, pedagang, dan masyarakat, kawasan Pasar Minggu diharapkan dapat menjadi contoh lingkungan pasar yang tertata rapi serta memberikan kenyamanan bagi seluruh pengunjung.
Melalui kegiatan yang berlangsung lancar tersebut, Pemkot Bengkulu kembali menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Upaya kecil yang dilakukan secara kolektif diyakini mampu menciptakan dampak besar bagi kualitas hidup masyarakat dan wajah kota secara keseluruhan.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra