TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu bergerak cepat menangani dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah sejak hujan dengan intensitas tinggi mengguyur daerah tersebut beberapa hari terakhir. Bencana yang mulai terjadi sejak Minggu (5/4/2026) itu menyebabkan ribuan rumah warga terendam dan memaksa sebagian masyarakat mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Langkah tanggap darurat langsung dilakukan dengan melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama unsur terkait untuk membantu warga terdampak. Upaya yang dilakukan meliputi evakuasi masyarakat, penyediaan logistik, hingga pendirian dapur umum bagi korban banjir.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu, I Made Ardana, menjelaskan bahwa koordinasi lintas instansi menjadi faktor penting dalam memastikan proses penanganan berjalan cepat dan efektif di lapangan.
Menurutnya, pemerintah kota langsung mengerahkan tim gabungan setelah menerima laporan mengenai kondisi banjir di sejumlah kawasan permukiman warga.
2.688 Kepala Keluarga Terdampak Banjir
Berdasarkan data sementara yang dihimpun BPBD Kota Bengkulu, banjir telah berdampak pada sedikitnya 2.688 kepala keluarga yang tersebar di beberapa kecamatan.
Genangan air tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga mempengaruhi aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah yang menjadi langganan banjir saat curah hujan meningkat.
I Made Ardana menyebutkan bahwa tim gabungan dari berbagai instansi seperti BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Satpol PP, hingga Basarnas terus melakukan pemantauan di lapangan serta mengevakuasi warga yang membutuhkan bantuan.
Kelompok masyarakat yang menjadi prioritas evakuasi adalah warga lanjut usia, ibu hamil, anak-anak, serta masyarakat yang kondisi rumahnya berada pada titik genangan air yang cukup tinggi.
“Begitu menerima laporan, tim langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Prioritas utama kami adalah menyelamatkan warga yang berada dalam kondisi rentan. Kami juga melakukan pemantauan ketinggian air secara berkala di sejumlah titik rawan banjir,” jelas Made, Rabu (8/4/2026).
Dalam proses evakuasi, petugas menggunakan perahu karet untuk menjangkau rumah warga yang terisolasi oleh genangan air.
Distribusi Bantuan Logistik untuk Warga
Selain melakukan penyelamatan warga, Pemkot Bengkulu juga fokus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.
Bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako, makanan siap saji, hingga ribuan nasi bungkus yang dibagikan kepada warga di lokasi pengungsian maupun di rumah-rumah yang masih terendam banjir.
Distribusi logistik tersebut dikoordinasikan langsung oleh pemerintah kota bersama berbagai instansi terkait agar bantuan dapat disalurkan secara merata dan tepat sasaran.
Petugas juga secara berkala melakukan pendataan kebutuhan warga agar bantuan yang diberikan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Dapur Umum Didirikan di Sejumlah Lokasi
Untuk mendukung kebutuhan konsumsi para korban banjir, pemerintah juga telah mendirikan beberapa dapur umum di titik-titik strategis.
Beberapa lokasi dapur umum tersebut berada di kawasan Perumahan Korpri, Perumahan Ejuka, serta Kelurahan Rawa Makmur. Selain itu, dapur umum tambahan juga disiapkan apabila jumlah pengungsi terus bertambah.
Keberadaan dapur umum ini diharapkan mampu menjamin ketersediaan makanan bagi warga terdampak selama proses penanganan banjir berlangsung.
Relawan serta sejumlah unsur masyarakat turut membantu operasional dapur umum, mulai dari memasak hingga mendistribusikan makanan kepada para korban.
Pemkot Apresiasi Dukungan Berbagai Pihak
Penanganan banjir di Kota Bengkulu tidak hanya melibatkan unsur pemerintah, tetapi juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk relawan, komunitas sosial, serta lembaga kemanusiaan.
I Made Ardana mengapresiasi partisipasi berbagai pihak yang turut membantu proses penanganan bencana.
Ia menegaskan bahwa koordinasi yang terpusat di bawah komando Pemerintah Kota Bengkulu sangat penting agar seluruh bantuan dapat tersalurkan dengan baik kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari berbagai pihak yang ikut membantu masyarakat terdampak banjir. Sinergi ini sangat penting agar penanganan bencana dapat berjalan lebih efektif,” katanya.
Warga Diminta Aktif Melapor
Pemerintah Kota Bengkulu juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Warga yang membutuhkan bantuan darurat atau ingin melaporkan kondisi terbaru di wilayahnya dapat menghubungi layanan darurat Pemkot Bengkulu melalui Call Center 112 atau melalui instansi terkait.
Dengan koordinasi yang kuat antara pemerintah, petugas di lapangan, serta masyarakat, diharapkan penanganan dampak banjir di Kota Bengkulu dapat dilakukan secara cepat sehingga keselamatan dan kebutuhan warga tetap terjaga.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra