Skip to main content

Pemkot Bengkulu Percepat Penataan Kota, Pasar dan Penerangan Jadi Fokus Utama

Pemkot Bengkulu Percepat Penataan Kota, Pasar dan Penerangan Jadi Fokus Utama

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>   Pemerintah Kota Bengkulu terus mempercepat langkah penataan kawasan perkotaan guna menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, serta ramah bagi masyarakat dan wisatawan. Penataan ini mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari pasar tradisional, infrastruktur jalan, hingga kawasan wisata yang menjadi wajah utama kota.

Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan bahwa pembenahan dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Menurutnya, penataan wajah kota bukan hanya soal estetika, tetapi juga menyangkut kenyamanan, keamanan, dan kualitas hidup warga Kota Bengkulu.

“Penataan kota kita mulai dari pasar, kebersihan, keindahan, termasuk penerangan. Sekarang sudut-sudut kota yang sebelumnya gelap, seperti jembatan, sudah mulai kita terangkan,” ujar Dedy.

Ia menjelaskan, penerangan jalan menjadi salah satu prioritas karena berkaitan langsung dengan keselamatan pengguna jalan dan upaya menekan tindak kriminalitas. Meski demikian, Pemkot Bengkulu masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan, salah satunya kasus pencurian lampu penerangan jalan yang terjadi di beberapa titik, terutama di kawasan jembatan.

“Kita akui masih ada tantangan, seperti pencurian lampu. Tapi itu tidak menyurutkan komitmen kita. Jembatan dan ruas jalan strategis tetap harus terang demi keamanan masyarakat,” tegasnya.

Selain infrastruktur, penataan pasar tradisional menjadi fokus utama Pemkot Bengkulu. Saat ini, pembenahan tengah dilakukan di sejumlah pasar besar, seperti Pasar Minggu, Pasar Panorama, dan Pasar Barukoto. Upaya ini bertujuan untuk menciptakan pasar yang bersih, tertib, dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli.

Untuk Pasar Barukoto, Dedy menyampaikan bahwa penataan dilakukan secara bertahap. Keterbatasan anggaran membuat pengerjaan belum bisa diselesaikan secara keseluruhan dalam waktu dekat.

“Barukoto 1 dan Barukoto 2 kita targetkan menjadi pasar yang nyaman. Ini belum selesai, dan akan kita lanjutkan lagi pada tahun 2026,” jelasnya.

Dalam hal ketertiban, Walikota menegaskan bahwa pedagang di Pasar Minggu tidak diperbolehkan berjualan di badan jalan maupun area terlarang. Seluruh aktivitas perdagangan harus dilakukan di dalam kawasan pasar yang telah disiapkan pemerintah.

“Di dalam pasar tempatnya sudah ada dan cukup. Kalau dagangannya bagus dan pasarnya rapi, orang pasti mau masuk,” ujarnya.

Ia juga menargetkan Pasar Panorama menjadi contoh pasar yang tertata rapi dan bersih, sejalan dengan visi Pemkot Bengkulu untuk menghadirkan kota yang nyaman, aman, dan berdaya saing.

Melalui penataan berkelanjutan ini, Pemkot Bengkulu berharap wajah kota semakin tertata, aktivitas ekonomi masyarakat meningkat, serta daya tarik wisata Kota Bengkulu semakin kuat di mata pengunjung. Jika ingin versi lebih tajam, lebih humanis, atau disesuaikan dengan media tertentu, saya siap edit ulang.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra