Skip to main content

Pemkot Bengkulu Perkuat Sinergi Forkopimda Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Pemkot Bengkulu Perkuat Sinergi Forkopimda Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

TEROPONGPUBLIK.CO.ID -Pemerintah Kota Bengkulu menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai langkah strategis dalam memperkuat pengamanan dan deteksi dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Hotel Santika Kota Bengkulu dan diikuti oleh seluruh unsur terkait.

FGD ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Tony Elfian, unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, para asisten, serta staf ahli di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu. Kehadiran lintas sektor ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menyiapkan pengamanan yang optimal menjelang momentum akhir tahun.

Dalam arahannya, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan bahwa perayaan Natal dan Tahun Baru merupakan momen penting yang selalu diiringi dengan peningkatan aktivitas masyarakat, baik di pusat perbelanjaan, tempat ibadah, kawasan wisata, maupun lokasi perayaan malam pergantian tahun. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang solid antarinstansi agar situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.

Wali Kota meminta jajaran Polres Bengkulu, Kodim 0407, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan, terutama dalam pengamanan pos-pos pelayanan dan pos pengamanan yang akan didirikan di sejumlah titik strategis. Menurutnya, pengamanan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan semata, tetapi juga memberikan rasa nyaman bagi masyarakat dan wisatawan.

“Pengamanan ini tidak bisa dilakukan secara parsial. Semua unsur harus bergerak bersama dan saling mendukung. Kita ingin memastikan masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan rasa aman dan nyaman,” ujar Dedy Wahyudi.

Lebih lanjut, Wali Kota menekankan pentingnya pengamanan ekstra di titik-titik rawan keramaian, seperti kawasan wisata Pantai Panjang, Pasar Bengkulu, serta lokasi perayaan malam pergantian tahun yang direncanakan akan dipusatkan di kawasan Belunggu Point. Lokasi-lokasi tersebut diprediksi akan dipadati pengunjung, baik dari dalam maupun luar daerah.

Selain aspek keamanan, Wali Kota juga menyoroti persoalan pelayanan publik di kawasan wisata, khususnya Pantai Panjang. Ia meminta Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu untuk segera melakukan penataan dan pengawasan, terutama terkait tarif sewa pondok dan fasilitas wisata lainnya.

“Jangan sampai ada oknum pedagang yang memanfaatkan momen libur akhir tahun dengan menaikkan harga secara tidak wajar. Ini harus menjadi perhatian serius, karena menyangkut kenyamanan dan citra pariwisata Kota Bengkulu,” tegasnya.

Melalui FGD ini, Pemerintah Kota Bengkulu bersama Forkopimda berkomitmen untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi lonjakan kunjungan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru. Dengan sinergi lintas sektor yang solid, diharapkan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Kota Bengkulu dapat berlangsung aman, tertib, lancar, serta memberikan kesan positif bagi seluruh masyarakat dan wisatawan.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra