TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu kembali mempertegas komitmennya dalam memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat. Melalui sinergi bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI), Pemkot Bengkulu menyalurkan bantuan asistensi sosial berupa kursi roda kepada warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian terhadap penyandang disabilitas dan masyarakat dengan keterbatasan fisik.
Bantuan tersebut diserahkan kepada Lenardo Novrian Prasytya, warga Kelurahan Kandang Limun, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung di kediaman penerima pada Kamis (2/7/2026) dengan melibatkan jajaran Pemerintah Kota Bengkulu.
Penyerahan bantuan dipimpin oleh Staf Ahli Pemkot Bengkulu, Eddy Aprianto, didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu Afriyenita, Camat Muara Bangkahulu Bambang, lurah setempat, serta sejumlah pegawai Dinas Sosial Kota Bengkulu. Kehadiran para pejabat tersebut menjadi bukti nyata bahwa pemerintah tidak hanya menjalankan program dari balik meja, tetapi juga turun langsung memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang berhak.
Dalam kesempatan itu, Eddy Aprianto menegaskan bahwa bantuan kursi roda merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi penyandang disabilitas yang memerlukan dukungan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Menurutnya, Pemerintah Kota Bengkulu memiliki komitmen kuat untuk memastikan seluruh warga memperoleh perhatian dan pelayanan yang layak tanpa membedakan latar belakang maupun kondisi fisik.
"Kami hadir atas arahan Wali Kota Bengkulu sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Bantuan kursi roda dari Kementerian Sosial ini menjadi bukti bahwa negara hadir untuk membantu warga yang membutuhkan. Kami ingin memastikan masyarakat tidak merasa sendiri ketika menghadapi keterbatasan," ujar Eddy.
Ia menambahkan, pelayanan sosial akan terus diperkuat melalui kerja sama lintas sektor agar kebutuhan masyarakat dapat teridentifikasi lebih cepat. Pemerintah juga terus mendorong aparatur di tingkat kecamatan dan kelurahan agar aktif menjaring aspirasi warga sehingga berbagai bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Afriyenita, mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendataan terhadap masyarakat yang membutuhkan alat bantu maupun layanan perlindungan sosial lainnya. Pendataan tersebut menjadi langkah penting agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kondisi penerima manfaat.
Afriyenita berharap kursi roda yang diterima Lenardo dapat meningkatkan mobilitas sekaligus membantu keluarga dalam memberikan pendampingan dan perawatan sehari-hari.
"Kami akan terus melakukan pemantauan bersama pemerintah kecamatan dan kelurahan agar program-program sosial berjalan optimal. Harapannya, bantuan ini dapat memberikan manfaat besar bagi penerima sekaligus meringankan beban keluarga," katanya.
Menurut Afriyenita, Dinas Sosial juga membuka ruang koordinasi dengan masyarakat apabila terdapat warga lain yang membutuhkan bantuan serupa. Informasi dari lingkungan sekitar menjadi bagian penting dalam mempercepat proses verifikasi sehingga pelayanan sosial dapat diberikan secara cepat dan tepat.
Suasana penyerahan bantuan berlangsung penuh haru. Pihak keluarga Lenardo menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan pemerintah. Mereka mengaku bantuan kursi roda tersebut akan sangat membantu aktivitas sehari-hari sekaligus meningkatkan kenyamanan penerima dalam beraktivitas.
Keberhasilan penyaluran bantuan ini tidak terlepas dari peran aktif pemerintah kelurahan dan kecamatan yang terus melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat. Sistem jemput bola yang diterapkan dinilai mampu mempercepat proses identifikasi kebutuhan warga sehingga bantuan dari pemerintah pusat dapat segera disalurkan.
Melalui kolaborasi antara Kemensos RI dan Pemerintah Kota Bengkulu, diharapkan semakin banyak masyarakat yang membutuhkan memperoleh akses terhadap berbagai program perlindungan sosial. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah mewujudkan pelayanan publik yang inklusif, berkeadilan, dan berorientasi pada kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra