TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<>>> Masjid At Taqwa di Kelurahan Anggut, Kota Bengkulu, tetap menjadi tempat ibadah yang buka 24 jam. Baru-baru ini, masjid tersebut mendapat perhatian dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu di bawah kepemimpinan Wali Kota Dedy Wahyudi. Pemkot Bengkulu, bekerja sama dengan Bank Bengkulu melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), memberikan bantuan berupa satu perangkat wireless untuk mendukung aktivitas ibadah di masjid tersebut.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wali Kota Dedy Wahyudi kepada pengurus Masjid At Taqwa, disaksikan oleh Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol. Sudarno, serta sejumlah pejabat Pemkot Bengkulu. Acara penyerahan berlangsung pada Selasa malam (4/3/25) seusai salat Isya berjamaah.
Renovasi dan Penggantian Karpet Masjid
Selain bantuan perangkat wireless, Pemkot Bengkulu juga berencana mengganti karpet masjid yang sudah lama digunakan serta melakukan renovasi. Dedy menegaskan bahwa kebersihan masjid harus dijaga oleh para pengurus dan jamaah. Ia juga mengimbau agar tidak ada pungutan parkir di area masjid karena fasilitas parkir di rumah ibadah harus tetap gratis.
“Saya ingin mengganti karpet masjid ini karena sudah cukup lama dan perlu diperbarui. Selain itu, kita juga akan melakukan renovasi agar masjid ini lebih nyaman dan indah. Namun, saya ingin menekankan bahwa parkir di masjid tetap gratis. Kita memang mencari Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi untuk masjid, parkir harus bebas biaya,” ujar Dedy.
Dalam wawancara usai salat Tarawih, Dedy menyampaikan bahwa penggantian karpet dan renovasi diharapkan dapat terealisasi dalam tahun ini. Jika tidak memungkinkan, maka akan diupayakan masuk dalam perubahan anggaran.
“Kami ingin Masjid At Taqwa tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk beribadah. Untuk itu, kami akan mencari karpet yang terbaik. Mudah-mudahan bisa terealisasi tahun ini, tetapi jika belum, Insya Allah akan kita anggarkan pada perubahan anggaran nanti,” jelasnya.
Program Kebersihan dan Jumat Berkah
Dalam kesempatan tersebut, Dedy juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan, tidak hanya di masjid tetapi juga di sekolah, kantor, dan pasar. Ia berharap para ulama dan tokoh masyarakat dapat turut menyampaikan pesan kebersihan kepada jamaah agar kesadaran terhadap lingkungan semakin meningkat.
“Kami tetap menjalankan program kebaikan seperti penyediaan minuman, gula, dan kopi di masjid, serta program Jumat Berkah. Selain itu, kami ingin semua tempat tetap bersih, baik itu masjid, sekolah, kantor, maupun pasar. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat,” tambahnya.
Setelah Ramadan, Pemkot Bengkulu berencana untuk kembali menggalakkan kegiatan gotong royong agar kebersihan kota tetap terjaga.
Tausiyah dan Kehadiran Forkopimda
Acara tersebut ditutup dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustad Junaidi Hamsyah atau yang dikenal dengan sapaan UJH. Tarawih malam ke-5 Ramadan di Masjid At Taqwa turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Kapolresta Bengkulu Kombes Pol. Sudarno, perwakilan Kejari Bengkulu, perwakilan Komandan Kodim 0407/Kota Bengkulu, serta beberapa pejabat lainnya dari Pemkot Bengkulu, camat, lurah, dan direktur beberapa instansi daerah.
Dengan adanya perhatian dan bantuan dari Pemkot Bengkulu, diharapkan Masjid At Taqwa semakin nyaman dan menjadi tempat ibadah yang lebih baik bagi masyarakat Kota Bengkulu.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra