Skip to main content

Pemkot Bengkulu Siapkan Batik Besurek untuk Jemaah Haji

Jemaah calon haji Kota Bengkulu akan mendapatkan seragam Batik Besurek sebagai identitas khas daerah. Simak tujuan dan harapan dari kebijakan ini.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Menjelang keberangkatan ke Tanah Suci, kabar membahagiakan datang bagi para jemaah calon haji asal Kota Bengkulu. Pemerintah Kota Bengkulu memastikan seluruh jemaah akan menerima seragam khusus berupa Batik Besurek, kain tradisional yang menjadi simbol budaya khas daerah tersebut.

Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Dedy Wahyudi sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah sekaligus upaya mempererat kebersamaan para jemaah selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi. Selain sebagai pakaian seragam, Batik Besurek juga diharapkan menjadi identitas yang membanggakan saat para jemaah berada di tanah suci.

Dalam pernyataannya, walikota menegaskan bahwa pemberian seragam ini bukan sekadar formalitas, melainkan memiliki makna mendalam. Ia ingin seluruh jemaah asal Bengkulu tampil seragam, kompak, dan mudah dikenali di tengah jutaan umat Muslim dari berbagai negara.

“Batik Besurek ini merupakan janji yang kami realisasikan untuk seluruh jemaah. Harapannya, saat di sana nanti, rombongan kita terlihat rapi, kompak, dan membawa ciri khas Bengkulu,” ujarnya pada Selasa (14/4/2026).

Batik Besurek sendiri dikenal sebagai warisan budaya khas Bengkulu yang memiliki motif unik dengan nuansa kaligrafi Arab. Motif tersebut mencerminkan nilai religius sekaligus kearifan lokal masyarakat Bengkulu. Dengan mengenakan batik ini, para jemaah tidak hanya menjalankan ibadah, tetapi juga turut memperkenalkan budaya daerah di kancah internasional.

Distribusi seragam Batik Besurek ini akan segera dilakukan dalam waktu dekat. Pemerintah Kota Bengkulu akan berkoordinasi dengan Kementerian Agama, khususnya bagian penyelenggaraan haji, serta para ketua regu jemaah untuk memastikan pembagian berjalan tertib dan merata.

Selain pembagian seragam, pemerintah juga mengingatkan para jemaah untuk mempersiapkan diri secara maksimal, baik dari segi fisik maupun mental. Ibadah haji merupakan perjalanan panjang yang membutuhkan stamina prima serta kesiapan spiritual yang matang.

Para jemaah diimbau untuk menjaga kesehatan dengan rutin berolahraga ringan, mengonsumsi makanan bergizi, serta mengikuti seluruh arahan dari petugas kesehatan dan pembimbing haji. Hal ini penting agar seluruh rangkaian ibadah, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan, dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Lebih dari sekadar pakaian, pemberian Batik Besurek ini menjadi simbol dukungan dan doa dari masyarakat Kota Bengkulu kepada para jemaah. Pemerintah berharap seluruh peserta haji dapat berangkat dengan selamat, menjalankan ibadah dengan khusyuk, serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.

Kebersamaan yang tercermin melalui seragam ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antarjemaah. Dengan rasa persaudaraan yang kuat, mereka dapat saling membantu dan menjaga satu sama lain selama berada di tanah suci.

Di akhir pesannya, walikota menyampaikan harapan agar seluruh jemaah mendapatkan predikat haji yang mabrur dan mabrurah. Ia juga mengajak seluruh masyarakat Bengkulu untuk turut mendoakan kelancaran perjalanan ibadah para jemaah.

Dengan adanya inisiatif ini, Pemerintah Kota Bengkulu tidak hanya menunjukkan kepedulian terhadap warganya, tetapi juga berperan aktif dalam mempromosikan identitas budaya daerah di tingkat global. Batik Besurek pun kini bukan hanya menjadi simbol lokal, tetapi juga bagian dari perjalanan spiritual para jemaah menuju Tanah Suci.

Pewarta : Amg 

Editing : Adi Saputra