Skip to main content

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi Jadi Saksi Nikah Warga, Bukti Kedekatan dengan Masyarakat

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi dikenal dekat dengan masyarakat dengan sering menjadi saksi nikah warga. Jadwal permintaan sudah penuh hingga Agustus 2026.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Menjadi pemimpin daerah tidak membuat Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menjaga jarak dengan masyarakatnya. Di tengah padatnya agenda pemerintahan, ia justru sering hadir langsung di tengah warga untuk menjadi saksi dalam prosesi pernikahan.

Pemandangan wali kota mengenakan jas resmi dan duduk di samping penghulu bukanlah hal yang asing lagi bagi masyarakat. Namun, bukan untuk membeikan pidato resmi, melainkan menyaksikan langsung momen sakral akad nikah pasangan pern kahan orang nomor satu di Kota Bengkulu ini bahkan menjadi fenomena tersendiri di tengah masyarakat. Antusiasme warga yang ingin menjadikan wali kota sebagai saksi pernikahan terus meningkat dari waktu ke waktu.

Popularitas sosok yang kerap dijuluki “Wali Kota Saksi Nikah” ini semakin meningkat. Berdasarkan informasi dari Pemerintah Kota Bengkulu, jadwal pendaftaran warga yang ingin menghadirkan Dedy Wahyudi sebagai saksi pernikahan telah penuh hingga Agustus 2026.

Tingginya permintaan tersebut menunjukkan kedekatan emosional antara pemimpin daerah dan masyarakatnya. Banyak pasangan pengantin merasa bangga jika momen penting dalam hidup mereka disaksikan langsung oleh wali kota.

Dedy Wahyudi sendiri mengaku tidak menyangka antusiasme masyarakat begitu tinggi. Meski demikian, ia tetap berusaha memenuhi permintaan tersebut selama jadwalnya memungkinkan.

“Dalam satu hari saya bisa menjadi saksi di tiga pernikahan sekaligus. Tentu semua harus disesuaikan dengan agenda kedinasan agar tugas sebagai wali kota tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.

Wujud Kedekatan Pemimpin dengan Warga

Menurut Dedy, kesediaannya menjadi saksi nikah bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk komitmen untuk hadir dalam berbagai fase kehidupan masyarakat Kota Bengkulu.

Ia menilai seorang pemimpin tidak hanya hadir saat meresmikan program pembangunan, tetapi juga di momen-momen penting masyarakat, baik saat kebahagiaan maupun saat berduka.

Selain menghadiri pernikahan warga, Dedy juga memiliki program sosial lainnya yang dikenal masyarakat, salah satunya program “Dedy Takziah”, yakni kunjungan langsung kepada keluarga warga yang sedang berduka.

Baginya, kehadiran seorang pemimpin dalam situasi tersebut mampu membangun kedekatan emosional yang tidak bisa digantikan hanya dengan kebijakan administratif.

Pemkot Bengkulu Sediakan Mobil Pengantin Gratis

Tidak hanya menjadi saksi pernikahan, Pemerintah Kota Bengkulu juga memberikan berbagai fasilitas pendukung bagi pasangan pengantin, terutama bagi warga yang membutuhkan.

Salah satu fasilitas yang cukup diminati masyarakat adalah program pinjaman mobil pengantin secara gratis. Dalam program ini, warga diperbolehkan menggunakan kendaraan operasional milik pemerintah daerah untuk mengantar pengantin menuju lokasi akad maupun resepsi.

Menurut Dedy Wahyudi, kebijakan tersebut bertujuan agar pasangan pengantin dapat merasakan kebahagiaan di hari istimewa tanpa terbebani biaya tambahan untuk menyewa kendaraan.

“Selain menjadi saksi nikah, kami juga menyediakan mobil pengantin gratis bagi warga. Kami ingin kebahagiaan mereka terasa lengkap tanpa harus memikirkan biaya sewa kendaraan,” katanya.

Program Nikah Gratis dan Layanan Administrasi Instan

Upaya Pemerintah Kota Bengkulu untuk membantu masyarakat tidak berhenti di situ. Di bawah kepemimpinan Dedy Wahyudi, pemerintah daerah juga menjalankan program Nikah Balai Gratis yang diperuntukkan bagi pasangan dari keluarga kurang mampu.

Melalui program tersebut, pasangan yang memenuhi kriteria dapat melangsungkan pernikahan tanpa harus menanggung biaya pelaksanaan.

Selain itu, setiap pasangan yang menikah dengan saksi wali kota juga mendapatkan layanan administrasi kependudukan “Six in One”. Layanan ini memungkinkan dokumen kependudukan langsung diterbitkan setelah akad nikah selesai.

Dokumen yang diberikan meliputi kutipan akta nikah, kartu keluarga baru bagi pasangan suami istri, pembaruan kartu keluarga orang tua kedua mempelai, serta KTP elektronik dengan status pernikahan yang telah diperbarui.

Program ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mengurus administrasi sekaligus memastikan seluruh dokumen kependudukan tercatat secara resmi dan cepat.

Dengan berbagai program tersebut, Pemerintah Kota Bengkulu berupaya memastikan bahwa kebahagiaan warga tidak hanya dirasakan secara emosional, tetapi juga didukung oleh pelayanan publik yang cepat dan nyata.

Pewarta: Amg

Editing: Adi Saputra